2.400 Siswa SMK Antartika 2 Sidoarjo Ikuti Uji Kemahiran Bahasa Indonesia Secara Nasional

Sidoarjopos-Untuk mengukur kemampuan, kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebanyak 2.400 siswa SMK Antartika 2 Buduran Sidoarjo telah mengikuti UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Jatim, program dari Kementerian Pendidikan RI.

Merespon cepat program tersebut, pihak SMK Antartika 2 Sidoarjo langsung melakukan koordinasi dengan pihak Balai Bahasa Jawa Timur, sehingga akhirnya sebanyak 2.400 siswa kelas X, XI dan XII, seluruhnya bisa mengikuti ujian dengan berbasis komputer.

IMG20210422082225_copy_800x473

Pelaksana UKBI SMK Antartika 2 Sidoarjo Ayu Faidza Azmi, S.Pd menjelaskan, dalam pelaksanaannya kami buat secara bertahap, untuk tahap pertama adalah kelas XII, tahap kedua kelas X dan untuk tahap ketiga adalah siswa kelas XI. “Dalam sehari kita lakukan dua sesi, dengan 6 ruang lab kamputer yang sudah mampu untuk mengakses soal-soal dari pusat,” jelas Ayu Faidza Azmi di sela-sela memantau jalannya UKBI, pada (22/4/2021) tadi pagi.

Ia katakan, sejak awal pihak sekolah tidak melepas para siswa sendiri. Mereka kita tampung, kita dampingi untuk proses registrasinya, yang terbagi dalam dua sesi, yaitu untuk ujian sesi pertama dimulai jam 08.00-10.00 wib dan ujian sesi kedua pukul 10.00-12.00 wib. “Kita laksanakan mulai tanggal 20 hingga 22 April 2021, sekarang ini yang terakhir, juga dengan dua sesi,” terang Bu Ayu_sapaan akrabnya.

Adapun gol, ending dari UKBI tersebut adalah agar para siswa tahu, mengerti sejauh mana kemampuan atau kemarihannya dalam berbahas Indonesia yang baik dan benar. Ternyata seperti ini berbahasa Indonesia yang benar, kemampuan berbahasa Indonesia mereka itu bisa diketahui sejauh mana. “Apabila mereka hanya mengedepankan bahasa Inggris tanpa memperdulikan bahasanya sendiri, itu juga sangat disayangkan,” pungkas Ayu Faidza Azmi.

Tim UKBI Balai Bahasa Jatim sedang melakukan pendampingan. asgi
Tim UKBI Balai Bahasa Jatim sedang melakukan pendampingan. asgi

Tim UKBI Balai Bahasa Jawa Timur, Siti Komariyah menjelaskan untuk soal yang diberikan sudah standar nasional, dan sudah berbadan hukum. Soal UKBI standarnya sama semua, mungkin untuk tingkat nilainya yang berbeda-beda. Sudah tertuang dalam Permendikbud 70 tahun 2016.

Materinya ada 5 seksi, pertama mendengarkan, kedua merespon kaidah, ketiga membaca, keempat menulis dan yang kelima adalah berbicara. Untuk peringkat nilai tertinggi adalah Istimewa, Sangat Unggul, Unggul, Madya, Semenjana, Marginal dan terakhir adalah Terbatas. “Kalau untuk siswa sebaiknya nilainya diperingkat Semenjana, dan itu sudah bisa untuk mengukur kemahirannya,” jelas Siti Komariyah bersama Wenny Rusbiyantoro. asgi

Komentar