322 Mahasiswa Unsuri Berdayakan Masyarakat Desa Menuju Masyarakat Entrepreneur

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin saat memberikan pengarahan. as

Sidoarjo Pos-Dalam pengabdiannya kepada masyarakat, juga sebagai implementasi ilmunya di bangku perkuliahaan. Sebanyak 322 mahasiswa Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya akan melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di 15 desa yang wilayah Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Sebelum serah terima mahasiswa yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsuri Ir. Sumardiyo terlebih dahulu menyampaikan kalau pelaksanaan KKN akan berlangsung hari ini 10 Agustus hinggal tanggal 4 September. KKN yang diikuti dari 4 fakultas tersebut bertemakan ‘Pemberdayaan Masyarakat Desa Menuju Masyarakat Entrepreneur’.

Menurutnya, peserta KKN juga telah dibekali dengan pengetahuan ekonomi kreatif desa. Paparan potensi dan kebutuhan masing-masing desa yang ada di Kecamatan Tarik juga telah disampaikan kepada para mahasiswa. “Dengan pembekalan itu adik-adik sudah mempunyai gambaran konsep, kira-kira akan mempunyai program kerja seperti apa,” ujarnya.

Sementara Camat Tarik Abdul Kifli juga berharap kegiatan KKN seperti ini akan memberikan kontribusi yang banyak kepada desa di Kecamatan Tarik. Ada 15 desa yang akan ditempati untuk KKN.  “Peserta KKN diminta dapat merekatkan diri dengan masyarakat. Para mahasiswa juga harus dapat melakukan transfer ilmu kepada masyarakat,” pinta Abdul Kifli.

Rektor Unsuri Surabaya Dr. Ir. Gunawan Adji, MT juga berharap kepada peserta KKN untuk dapat berkontribusi dimasyarakat. Melalui KKN seperti ini mahasisiwa dituntut untuk dapat memberikan dharma baktinya kepada masyarakat. Disiplin ilmu yang telah didapat hendaknya dapat dipraktekkan di dalam masyarakat. “Dengan begitu akan memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat Tarik. Kontribusi-kontribusi saudara sudah ditunggu masyarakat,”harapnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, nantinya peserta KKN dapat mempraktekkan ilmunya di masyarakat. Ilmu yang diperoleh di universitas hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik di dalam masyarakat. Dengan begitu ada nilai tambah bagi masyarakat setelah berakhirnya KKN yang dilakukan mahasiswa.

Wakil Bupati Sidoarjo yang akrab di panggil Cak Nur berharap kepada peserta KKN untuk dapat berbaur dengan masyarakat. Mahasiswa peserta KKN diharapkannya juga dapat memotret keadaan di sekitarnya. Sehingga permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat dapat segera diselesaikan. “Saya lebih senang lagi kalau setelah KKN ini ada kajian yang bisa diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ataupun ke pak camat. Dengan begitu permasalahan bisa diselesaikan dengan baik,” Cak Nur. as

Komentar