Abdimas Umsida Lakukan Pembinaan Terhadap UKS MTs Muhammadiyah 1 Taman

Suasana pelatihan dan pengenalan alat-alat medis pendeteksi sederhana. as

Sidoarjo Pos-Ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah) yang selama ini dianggap kurang maksimal, hanya sebagai tempat transit sementara para siswa dan siswi kurang enak badan/sakit ringan, dan tidak ada penanganan diagnosanya, hanya sekedar ada.

Agar tidak terjadi seperti hal tersebut, Abdimas (Pengabdian Masyarakat) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turun langsung ke Madrasah Integrasi Tahfidz dan Multi Bahasa (MTs) Muhammadiyah 1, di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo untuk melakukan terobosan. Memberikan motivasi, melakukan pembinaan serta memberikan semangat memaksimalkan manfaat UKS.

Ketua Tim Abdimas Umsida Titin Eka Nuryana, M.Kes menjelaskan pihaknya telah melakukan penataan manajemen UKS sebagaimana umumnya. Selain itu kami juga memberikan pelatihan dan pengenalan alat medis kepada para siswa, serta memberikan cara-cara diagno yang sedeserhana agar keluhan siswa yang kurang enak badan bisa diketahui.

Jadi pelatihan yang diberikan bukan diagnose spesifik seperti di rumah sakit tetapi diaknosa/deteksi sederhana. “Diantarnya keluhan ringan pusing, tensi dan penggunaan thermometer dan lainnya,” jelas Titin Eka Nuryana yang juga dosen Prodi D3 Kebidanan bersama timnya disela-sela melakukan pembinaan, Senin(26/3/2018).

Ditambahkan oleh Dekan Fikes Umsida Sri Mukhodim Faridah Hanum, S,ST, MM, M.Kes adapun target utama kami adalah untuk remaja setingkat SMP itu harus dilakukan deteksi awal, jangan sampai terlambat penanganan masalah reproduksinya. “Jika terlambat penanganannya akan mempengaruhi terhadap generasi berikutnya, karena nantinya mereka juga akan mereproduksi dan mempunyai anak,” tambahnya.

Sedangkan kami memilih di MTs Muhammadiyah 1 Taman ini karena sekolahnya sangat kooperatif melaksanaan. Sekolah ini mempunyai komitmen terus melaksanakan UKS dengan baik walaupun nantinya sudah tidak ada pendampingan dari Abdimas Umsida. ”Jadi dengan kepala sekolah kami komitmen, dengan harapan kami sebagai pengabdi kedepan UKS MTs Muhammadiyah 1 Taman ini terstandar dan bisa dilombakan tingkat daerah hingga nasional,” harap Bu Hanum_sapaan akrabnya.

Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 1 Taman, Supriyadi mengaku sangat berterima kasih kepada Abdimas Umsida yang telah mengabdikan kepada sekolahnya. Karena sekolah kami sangat membutuhkan pembinaan secara berkala kepada anak-anak, sehingga nantinya bisa mengembangkan dan memahami UKS yang sebenarnya. “Semoga ilmu-ilmu UKS yang diberikan kepada anak-anak kami bisa dilaksanakan dengan baik dan benar,” jelasnya.

Sementara itu Nur Irma Yunita dan Winda Aditya Ika Saputri, sebagai  petugas UKS mengaku sangat senang, karena telah mendapatkan ilmu baru. Sebelumnya kami kurang paham apa itu UKS, setelah mendapatkan pelatihan kami sudah mengerti apa itu UKS, dan bagaimana cara melaksanakan program-program UKS. “Selain itu kami juga dikenalkan alat-alat medis dasar dan penggunaannya. Alhammdulillah kami sekarang sudah bisa melakukan diagnosa sederhana kepada teman-teman kami yang sakit,” jelas siswi-siswi kelas 8 ini. as

Komentar