Agar Siswa Tidak Panik Dalam UNBK SMAMDA Persiapkan Handset Dengan Baik

Para siswa mengontrol handset sebelum ujian dimulai. as

Sidoarjo Pos-Agar para siswa tidak panik dalam melaksanakan UNBK SMA 2018, dikarenakan handset/earphone mengalami gangguan.  Pihak SMA Muhammadiyah 1 Sidoarjo (SMAMDA) telah mempersiapkan dengan baik terlebih dahulu.

            Persiapan tersebut dilakukan, atau untuk mengantisipasi agar suaranya bisa jernih, bisa didengar oleh para siswa dengan baik. Karena pada hari ini (11/4/2018) untuk UNBK SMA adalah mata pelajaran bahasa Inggris. “Dalam mata pelajaran bahasa Inggris ada meteri untuk listeningnya. Jadi harus benar-benar jernis suaranya, jika tidak, anak-anak akan terganggu dalam menterjemahkannya,” jelas Kasek SMAMDA Wigatiningsih saat memantau ruang lab, setengah jam sebelum UNBK dimulai.

            Oleh karena itu, kami dalam melakukan pengadaan kamputer atau laptop pasti sudah disesuai dengan standar, sudah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan. “Makanya, ketika sarana dan prasana sudah kami lakukan sesuaikan standar, Insya Alloh para siswa bisa mengerjakan soal dengan nyaman,” jelasnya.

            Ia juga mengaku untuk sarana dan prasarana sudah dipersiapkan jauh-jauh sebelumnya. Dengan menggunakan 5 ruang lab, komputer yang disediakan sebanyak 167 unit dan 20 cadangan. Termasuk ganset yang sudah ready, 5 server utama dan 1 server cadangan. Jadi secara kegiatan sudah normal sesuai dengan norma yang ditentukan. “Hal itu merupakan normatif yang dilakukan oleh satuan pendidikan bahwa, apa yang harus dipersiapkan, dari yang utama sampai dengan cadangan harus sudah ready sebelum hari H,” tegas Wigatiningsih.

            Sedangkan untuk sterilisasi ruangan, pihaknya juga melarang untuk semua orang dilarang masuk ke area sekolah. Kecuali para petugas atau pengawas dan para peserta ujian, dalam ini para siswa kelas XII. “Hanya ada panitia, pengawas, proctor, teknisi dan peserta,” pungkasnya.

            Sementara itu salah satu koordinastor pengawas UNBK SMA 2018, Drs. H. Bakri  mengaku bahwa pengawasannya cukup ketat. Semua sarana, tas maupun HP juga tidak boleh dibawa masuk kelas. Selain itu, para siswa juga tidak mengenal siapa itu pengawasnya, karena menggunakan sistem silang. “Jadi yang mengawasi di sekolah ini adalah petugas dari sekolah lain, makanya mereka tidak saling kenal,” tegasnya. as

 

Komentar