Akper Kerta Cendekia Gelar ‘Shared Discussions: Nursing Student Experience’ Dengan Tiga Negara

Pornchai Jullamate dari Thailand sedang mengajar dan memaparkan pengalamannya kepada mahasiswa Akper Kerta Cendekia. as

Sidoarjo Pos-Demi menunjang terlasakananya program Tri Dharma Perguruan Tinggi. Akademi Keperawatan (Akper) Kerta Cendekia Sidoarjo, pada Jumat (6/9/2019) telah mengadakan sharing, diskusi bersama tukar pengalaman masalah keperawatan dengan para pakar dari Thailand, Jepang dan Buthan.

Kegiatan yang bertemakan ‘Shared Discussions: Nursing Student Experience’ tersebut, pihak Akper Cendedia yang berlamat di Jl. Lingkur Timur Sidoarjo telah menghadirkan para pakar keperawatan, diantaranya Asisstent Prof. Dr. Pornchai Jullmate dari Thailand, Prof. Dr. Yoshikko Tsukada dari Jepang dan Hem Kumar Nepal, RN, MNS dari Bhutan.

Suasana diskusi terlihat sangat antuias, selain berdialog tentang keperawatan, juga diselingi sendaugurau yang sangat akrab. Peserta diskusi yang terdiri dari para mahasiswa Akper Cendekia Sidoarjo beserta para tamu undangan juga menyambut hangat.

Seperti diungkapkan salah satu mahasiswa Khoiri Achmad Fauzi Imron yang sangat kagum dengan keahlian dan kepiawaian ketiga narasumber. Mahasiswa baru ini juga menanyakan bagaimana menyiapkan mental pada tahun kedua nanti. Mengingat sebelumnya Pornchai Jullmate dari Thailand mengungkapkan pada pembelajaran tahun kedua itu sangat berat sekali bagi mahasiswa.

“Di tahun kedau sangat berat karena, para mahasiswa akan diturunkan langsung rumah sakit, menghadapi kondisi yang sebenarnya. Bagimana merawat dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya pasien, tetapi juga menghadapi keluarga pasien yang sedang menjaga. Ini tugas yang sangat berat,” tegas Phornchai.

Hal yang sama juga ditegaskan Yoshiko Tsukada. Oleh karena itu, mereka berharap para mahasiswa selian mempesiapkan keilmuannya tentang keperawatan, juga harus mempersiapkan diri sebagai SDM (Sumber Daya Manusia) yang baik. “Karena bukan saja mengurus orang sakit, tetapi terkadang dengan keluarga pasien yang biasanya juga banyak bertanya kepada perawat. Jadi harus betul-betul siap kalau waktunya turun ke rumaha sakit,” harapnya.

Mendengar hal tersebut, Khoiri Achmad Fauzi Imron sangat senang sekali, karena bisa mendapatkan ilmu, pengalaman dari orang lain, sehingga kami bisa mempersiapkan diri. “Sebelumnya saya juga belum tahu, apalagi masih baru dan pelajarannya juga sampai jauh. Makannya dengan adanya program ini saya sangat senang sekali. Sangat bangga dengan Akper Kerta Cendekia bisa membuat diskusi yang sangat bermanfaat,” jelas pria kelahiran Madiun ini.

Sementera itu Kepala Akper Kerta Cendekia Sidoarjo Agus Sulistyowati, S. Kep., M.Kes menuturkan kalau kegiatan seperti ini sangat bermaat sekali bagi mahasiswa. Karena mereka bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang sangat luar bias. “Jadi para mahasiswa bisa selain mendapatkan ilmu dan pengalaman dari pihak Akper Kerta Cendekia sendiri, juga mendapat ilmu dan pengalaman dari pelakunya secara langsung. Apalagi mereka para narasumber ini sudah mumpuni di bidangnya,” tuturnya.

“Selain itu, kami juga bisa menindalanjuti MoU dengan Burapha University Thailand , dan juga kerjasama dengan Saku University Jepang. Ini semua dilakukan untuk menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi Akper Kerta Cendedia,” pungkas Bu Sulis_sapaan akrabnya. as

 

Komentar