Aktif Gerakkan Literasi, Guru TK IT Nurul Fikri Cari Referensi Hingga ke Perpusda

Kepala TK IT dan Guru Nurul Fikri saat berkunjung ke Perpusda Sidoarjo

Sidoarjo Pos-Jajaran guru TK IT Nurul Fikri Sidoarjo makin aktif dalam gerakan literasi, khususnya dalam membaca buku. Mereka seakan sangat  menyadari bahwa pribadi guru adalah model ideal bagi peserta didik. Sebelum menyuruh para siswanya untuk rajin membaca, para guru berusaha untuk lebih dulu melakukannya.

Dengan penuh semangat, semua  guru bersama kepala sekolah yang berlokasi di Graha Asri Sukodono ini berkunjung ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Sidoarjo, Sabtu. Bagi yang belum menjadi anggota, mereka membuat kartu anggota dan meminjam masing-masing tiga buku. Beberapa diantaranya bahkan telah lama menjadi anggota aktif  gudang ilmu di Jalan Jaksa Agung Suprapto Sidoarjo itu.

Hari Sabtu saat para siswa libur, para guru di sekolah ini  rutin melakukan evaluasi dan persiapan proses belajar mengajar berikutnya. Namun juga disempatkan untuk pergi ke perpustakaan dengan ribuan koleksi buku untuk mencari referensi. “TK IT Nurul Fikri Sidoarjo sebenarnya telah memiliki perpustakaan yang tergolong lengkap dengan koleksi  ratusan judul buku. Belanja bukunya sudah puluhan juta rupiah. Tetapi, sebagian besar koleksinya  diprioritaskan buku bacaan untuk anak-anak. Buku untuk guru masih terbatas,” kata Jamilatun Heni Marfuah S.Kom, S.Pd, Kepala TK IT Nurul Fikri.

Menurut Kepala Sekolah TK Berprestasi Terbaik I Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Sidoarjo itu, kesibukan guru bukan menjadi alasan untuk tidak meng-upgrade diri. “Berbagai referensi kependidikan harus tetap dicari termasuk berburu buku sampai di perpustakaan,” terang Jamilatun Heni.

Selain menanamkan akhlak islami, dunia literasi pun menjadi perhatian bagi sekolah  dengan semboyan memupuk keimanan mengasah kecerdasan itu. Setelah membaca, para guru pun didorong untuk menulis artikel. Ada kolom guru di majalah sekolahnya.  “Dengan bersama-sama datang ke Perpusda, diharapkan minat membaca para ustadzah makin meningkat, sehingga wawasan makin bertambah. Apalagi iqra’ (bacalah) adalah perintah Allah SWT pada ayat yang pertama turun,” pungkasnya.

Danis Sri Handayani, seorang ustadzah, mengaku senang dengan kegiatan itu. “Kalau ada waktu, saya dan keluarga sering ke Perpusda, ada sarana bermainnya bagi anak-anak lagi,” katanya riang.

Netizen: Joko Susanto, Editor Majalah Nurul Fikri Sukodono/as

Komentar