Antisipasi Narkoba, Siswa SMA Progresif Buli Sholawat Sidoarjo Lakukan Tes Urine

Para siswa SMA Progresif Bumi Sholawat sedang antri untuk menjalani tes urine. as

Sidoarjo Pos-Puluhan siswa SMA Progresif Bumi Sholawat  Sidoarjo telah menjalani tes urine oleh BNN Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil tes urine tersebut, BNN Sidoarjo tidak menemukan hasil positif dari para siswa yang telah menjalani tes urine.

            Tes urine ini dilakukan oleh para santri Bumi Sholawat sebagai bentuk berkomitmen berantas penyalagunaan segala jenis narkoba di kalangan pelajar. Dalam tes urine tersebut juga sebagai antisipasi dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pelajar. Mereka yang telah ikut menjalani tes urine ada sekitar 55 santri, pada Selasa(18/1/2017).

            Salah satu siswa M. Qorin yang ikut menjalani tes urine mengatakan, kalau pelaksanaan tes urine ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar, terutama di tingkat SMA. “Pihak sekolahan juga berencana akan melakukan tes urine ini secara berkala, terutama saat pendaftaran siswa baru, agar pencegahan peredaran narkoba di kalangan pelajar bisa dicegah sejak dini,” katanya.

            Sementara salah satu guru SMA Progresif Bumi Sholawat Laili Agustin menjelaskan kalau pelajar masih menjadi pasar potensial terhadap peredaran narkoba, baik yang melibatkan jaringan lokal ataupun internasional.  “Apalagi pelajar merupakan salah satu sasaran yang potensial akan peredaran narkoba di Indonesia,” katanya.

            Sedangkan Kasi Rehabilitasi BNN Kabupaten Sidoarjo Abdul Muklis Jamil, S.Pd menjelaskan kepada para siswa sebelum giat tes urine dilaksanakan. Jadi bagi para siswa yang melakukan pengobatan atau rawat jalan dokter karena sakit, mohon menginformasikan kepada petugas, agar ada penjelasan oleh petugas terkait obat apa yang mereka konsumsi. “Pemahaman ini kami berikan kepada para siswa, agar penyalahgunaan narkoba bisa tertangani sejak dini. Jadi jaga dirimu, keluargamu, lingkunganmu dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Abdul Muklis Jamil. as

Komentar