Bea Cukai Juanda Amankan Penyelundupan 3 Kilo Gram Sabu Asal Malaysia

Tersangka dan barang bukti yang diamankan petugas. usi

Sidoarjopos -Penyelundupan narkoba kembali terjadi dari Malaysia ke Surabaya lewat Bandara Juanda, Jumat (25/9).

Petugas berhasil mengamankan tiga kilogram sabu-sabu yang disembunyikan dalam stop kontak sakelar lampu dibawa oleh Budi Hartono, pria 39 tahun asal Probolinggo. “Saya cuma dititipi, disuruh bawa, dan sesampai di Kota Surabaya sudah ada yang menjemput,” kata Budi saat di Kantor Bea Cukai Juanda.

Dikatakan, dari kemarin dia ingin pulang ke Indonesia tapi tidak punya biaya. Kemudian, dia ditawari oleh temannya bernama Marsui yang siap membelikan tiket dan uang transport,” ungkapnya. “Saya juga dijanjikan upah Rp 30 juta setelah barang sampai ke orang yang dituju,” ucap Budi.

Alhasil dia menyetujuinya, tiket pun diurus. Marsui juga memberi uang transport Rp 1,5 juta, sembari menyerahkan barang titipan yang disebut berupa stop kontak sakelar. Barang itu disuruh menyerahkan ke Hery, yang akan menjemputnya di bandara. Setelah sampai, bonus Rp 30 juta akan diberikan.

Lantas Budi terbang ke Indonesia menggunakan pesawat Air Asia QZ321 jurusan Kuala Lumpur-Surabaya, dan dia tiba di Bandara Internasional Juanda. Setibanya di bandara, barang bawaannya dicurigai petugas. “Karena dari pemeriksaan x-ray ada yang mencurigakan, petugas pun menelusurinya,” kata Budi Harjanto, selaku Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Juanda.

Petugas memeriksa barang itu, ternyata di dalamnya berisi 29 bungkus plastik sabu-sabu yang disembunyikan dalam 29 lamp switched socket outlet atau stop kontak sakelar lampu. “Setelah ditimbang, narkoba jenis sabu tersebut beratnya 3.045 gram. Pelakunya diamankan dan diserahkan ke BNN Jatim untuk pemeriksaan lebih ,” ucap Budi Harjanto. usi

 

Komentar