BEM UNUSIDA Mengajak Generasi Muda Siap Bersaing Dalam Ekonomi Glogal

Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua Dewan Sullamul Hadi Nurmawan bersama para pemateri. as

Sidoarjo Pos-Menjadikan momentum memahami kesiapan potensi generasi pemuda atau mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu Entrepreneurship dalam persaingan ekonomi ASEAN. Badan Eksekutif Mahasiswa  Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (BEM UNUSIDA) mengajak generasi muda siap bersaing dalam ekonomi global, yang dikemas dalam seminar internasional.

     Mengusung tema ‘Be The Next Succes Young ASEAN Generations’ dengan menghadirkan Ir. Njoo Johanes Wibowo,M. Sc (Chairman and Chief Executive Officer of JW Bilinggual Reality) dari USA,  Muhammad Amir Iqbal Qureshi (Coca Cola co UAE Accountant) dari Pakistant dan Baharuddin Rizal,  MBA, Cerr. TJM (Founder and CEO of ATLAS Coorporation Singapore and Indonesia).  tampil sebagai pembicara pada seminar internasional.

            Prosesi acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin SH, pada (20/5/2018) di Aula Gedung Rohmatul Ummah Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai perguruan tinggi di lingkup Kabupaten Sidoarjo dan beberapa kampus luar Sidoarjo.

        Dalam sambutannya Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan seminar yang menghadirkan pembicara berkualitas, terlebih internasional adalah kesempatan baik bagi peserta untuk memanfaatkan setiap pemaparan materinya. Acara ini sangat begitu bagus, dan bersinergi dalam visi pemerintahan Kabupaten Sidoarjo. “Kesempatan ini jadi ajang pengembangan potensi perekonomian oleh para pemuda dalam menghadapi persaingan ekonomic Asean,” kata Nur Ahmad Syaifuddin.

       Wakil Rektor Unusida Hadi Ismanto, M.Pd mengatakan seminar internasional ini, hanya satu bagian dari komitmen universitas dalam membangun sistem kinerja akademik, yang memiliki visi Religious Campus With Entrepreneurship Spirit. “Bertujuan menciptakan generasi bangsa yang bermanfaat dan mampu bersaing di luar negeri,” katanya.

      Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM Unusida, Sahabat Rifaul Doni juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin mengkhawatirkan. Kondisi itu, tidak saja terpengaruh oleh faktor internal tetapi lebih kepada iklim global, dimana seluruh negara mengalami stagnasi pertumbuhan.

           Karena itu, lanjutnya, para embrio muda Indonesia yang diwakili mahasiswa harus berkapasitas dan perlu duduk bersama untuk menciptakan solusi dari target-target seperti pasar tunggal, pasar yang kompetitif, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi dan intergrasi pada pasar global.

      Menurutnya, selama ini hanya beberapa negara di ASEAN yang melaju pesat, sementara negara lain jauh tertinggal. “Semangat itulah yang diangkat dalam forum ini, bagaimana menciptakan tantangan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN ini menjadi kesempatan yang kompetitif terhadap globalisasi oleh para pemuda.” katanya. as

Komentar