BPN Sidoarjo Targetkan Sertifikat 11.500 Bidang Tanah Lewat PTSL

Sidoarjo Pos-BPN Sidoarjo akan menyelesaikan 11.500 bidang tanah lewat progam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program pemerintah yang dulu bernama Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) ini. Menjadi alternative murah dalam pengurusan sertifikat bagi masyarakat tidak mampu, karena mendapat subsidi dari Pemerintah melalui dana APBN.

Di Kabupaten Sidoarjo ada 18 Desa yang telah ditetapkan sebagai penerima PTSL tahun ini. Kepala BPN Sidoarjo, Ir. Nandang Agus Taruna menjelaskan tahun ini Jawa Timur menerima jatah sertifikat gratis sebanyak 412.500 bidang tanah, dan Sidoarjo mendapatkan kuota sebanyak 11.500 bidang tanah.

Dengan program tersebut, Nandang mengingatkan bahwa terkait biaya yang belum discover melalui anggaran kami, akan dikenakan kepada pemohon, misal penyedian patok batas, materai, surat- surat yang belum lengkap. “Karena 10 ribu pun, biaya yang tidak jelas peruntukanya bisa menjadi pungli, memang seharusnya dibahas dengan konsep tidak memberatkan dan dibahas dengan panitia serta BPD,” tegas Nandang saat ditemui di Balai Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon.

Dalam kegiatan sosialisasi penyuluhan pelaksanaan percepatan, PTSL di Desa Tambak Kalisogo, ratusan warga Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Rabu siang (2/1/2017) tampak antusias mendengarkan arahan dari Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Gusmin Tuarita, Kepala Kantor BPN Sidoarjo, Ir. Nandang Agus Taruna dan Kepala Desa Tambak Kalisogo Fajar Sidiq.

Gusmin Tuarita, menjelaskan kepada 450 warga yang akan menerima sertifikat gratis melalui program PTSL. Jika ada biaya lain-lain yang peruntukanya tidak jelas harap pihaknya meminta agar masyarakat langsung menanyakan ke pihak BPN, Panitia atau Desa. “Karena pemerintah pusat sudah menanggung semua biaya pengurusan sertifikat, jika ada biaya lain, perlu ada kesepakatan bersama antara warga dengan ketua pokmas. Masyarakat jangan sampai terbebani dengan pemungutan biaya tersebut,” ujar Gusmin Tuarita.

Sementara itu secara terpisah Kades Tambak Kalisogo, Fajar Sidiq mengatakan pihaknya dengan senang hati akan melayani dan menyelesaikan program dari pemerintah untuk rakyat yang membutuhkan pengurusan sertifikat gratis. “Meskipun ada satu dua orang yang protes terkait PTSL tahun ini. Namun harap diketahui, dalam pengurusan sertifikat secara masal ini sebenarnya sudah menguntungkan bagi warga, karena warga tidak perlu mondar-mandir. Sudah ada panitia yang mengerjakan,” ucap Fajar Sidiq. riz,as

Komentar