Budidaya Tanaman Hidroponik Menjadi Gaya Hidup Baru Warga Sidoarjo

Hasil budidaya hidroponik yang dilakukan oleh warga Candiloka. sat

Sidoarjopos-Budidaya tanaman hidroponik, saat ini menjadi gaya hidup baru masyarakat perkotaan, termasuk di Sidoarjo. Cara bercocok tanam dengan media air ini, selain mudah, juga menghasilkan sayur dan buah-buahan yang sehat serta tidak memerlukan banyak tempat.

Seperti yang dikatakan Soejono saat memberikan pelatihan bercocok tanam hidroponik kepada puluhan anggota PKK di RW V, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi Sidoarjo, Sabtu (26/9/2020). “Budidaya tanaman hidroponik saat ini banyak dilakukan warga karena caranya yang mudah dan tidak memakan tempat. Jenis tanaman yang dapat dikembangkan juga bervariasi. Mulai dari sayuran hingga buah-buahan,” urai Soejono.

Soejono menjelaskan, warga bisa menggunakan plastik bekas air minum dalam kemasan maupun paralon. “Hal yang perlu diperhatikan adalah ketepatan pemberian nutrisi, intensitas cahaya dan suhu disekitarnya. Pemberian nutrisi pada air harus pas agar bisa terserap dengan sempurna,” imbuh Soejono.

Ketua Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sidoarjo Hai Rohayati yang hadir di lokasi mengatakan, pelatihan hidroponik tersebut sejalan dengan visi Salimah sekaligus turut membantu pemerintah meningkatkan kualitas perempuan, keluarga, serta anak Indonesia.

“Dimasa pandemi seperti sekarang ini, kaum perempuan diminta untuk lebih kreatif. Nanti, dari ilmu hidroponik yang diperoleh bisa langsung dipraktekkan dan ditularkan ke warga lainnya,” kata Ai, sapaan akrab Hai Rohayati.

Ai menambahkan, budidaya tanaman hidroponik bisa dilakukan hanya dengan biaya yang hemat karena tidak membutuhkan lahan yang luas, dan bisa memanfaatkan bahan bekas sebagai media tanamnya. “Selain menghasilkan sayuran yang sehat, budidaya tanaman hidroponik bisa menjadi ladang bisnis. Dengan begitu, bisa menajadi nilai tambah dan menambah perekonomian keluarga,” terangnya.

Sementara itu, ketua RW V Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari Candi, Arif Budi Susetyo menuturkan, setelah mengikuti pelatihan ini, pihaknya akan mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

“Kami berharap, peserta bisa mengaplikasikan cara budidaya hidroponik dengan benar seperti  yang diajarkan pemateri. Saya rasa budidaya hidroponik sangat cocok diaplikasikan di masa pandemi seperti saat ini. Karena selain bisa menghasilkan sayuran yang sehat, juga bisa menjadi kesibukan yang sangat menyenangkan. Hati yang senang bisa meningkatkan imun,” jelas Arif. sat

Komentar