Bupati Sampaikan Duka Cita Mendalam Meninggalnya Ketiga Saudara Korban Kebakaran

Ny. Ana bersama suaminya bersedih melihat puing-puing rumah, serta jasad anak-anaknya. as

Sidoarjo Pos-Pasangan suami-istri Imam Muslimin dan Ana warga RT 15/RW 04 Desa Suwaluh Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo harus mengalami duka yang sangat mendalam. Dikarenakan, ketiga putranya meninggal secara mendadak, terbakar di dalam rumahnya.

            Ketiga putra tersebut adalah Faris (5), Abdan (3) dan Rohman (2) yang terbakar dalam rumah petak bambu ukuran 3 x 12,5 meter, Senin(29/08/2016) siang.  Mereka menjadi korban kebakaran, saat tertidur dalam rumah. Sedangkan kedua orang tuanya menunaikan shalat dhuhur di masjid. “Saat berangkat shalat dhuhur, mereka bertiga sedang tidur di kamar. Saya pulang, rumah habis terbakar,” kata Ana kepada petugas Polsek Balongbendo.

            Mendengar warganya mengalami musibah, Bupati Saiful Ilah langsung mendatangi rumah korban, dan menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kejadian yang menima ketiga anaknya. ” Kami haturkan duka cita yang mendalam, semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menghadapi cobaan ini,” tutur Saiful Ilah.

            Kehadiran Bupati Saiful Ilah juga didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ir. Dwi Prawiro, Kabag Kesra Ilhamuddin dan Camat Balongbendo serta jajaran terkait lainnya, langsung  menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa uang tunai.

        Kabag Kesra, Ilhamuddin menyampaikan kalau bantuan tunai yang disampaikan Bupati sebagai tanda turut berbela sungkawa. ”Bantuan bela sungkawa dari Bupati senilai 3 juta yang bersumber dari Badan Amil Zakat (BAZ) Sidoarjo,” ungkap Ilham.

        Sementara Kepala BPBD Dwijo Prawito rencananya juga akan memberikan bantuan ,baik berupa santunan maupun lainnya. “ Kita menunggu laporan dari kepala desa yang ditujukan ke Bupati melalui surat resmi. Meski Bupati sudah mengunjungi lokasi,” katanya. Ia menjelaskan tiap korban jiwa nantinya akan disantuni sebesar Rp 4 juta. ”Berdasarkan surat laporan dari desa, nantinya untuk perbaikan rumahnya,” tegas Dwijo.

       Muslimin dan istrinya menduga kalau kebakaran ini akibat konsleting listrik. Namun kepastian penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan tim Lapfor dari aparat Kepolisian. Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko menyatakan, kebakaran ini diduga akibat hubungan arus pendek. “Masih kita selidiki penyebab kebakaran dan menunggu penyelidikan tim lapfor,” kata Sutriswoko. as

Komentar