Bupati Sidoarjo Meminta Petani Agar Lebih Optimal Dalam Menggarap Sawah

Sidoarjo Pos-Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur meminta kepada para petani yang ada di wilayahnya, agar bisa mengoptimalkan penggunaan mesin penggarap sawah, dalam rangka untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Bupati Sidoarjo Jawa Timur H. Saiful Ilah, SH M Hum mengatakan dengan mengoptimalkan penggunaan mesin, pekerjaan pertanian bisa berjalan dengan cepat dan lebih maksimal. “Kami meminta kepada petani untuk mengoptimalkan penggunaan mesin saat menggarap lahan pertanian milik mereka, supaya panen yang dihasilkan bisa maksimal,” kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa (09/08/2016).

Namun di sisi lain, Bupati Saiful juga mengakui, saat ini lahan pertanian yang ada di Kabupaten Sidoarjo sudah jauh berkurang dari sebelumnya, sekitar 23 ribu hektar kini hanya tinggal 12 ribu hektar. “Dengan terus berkurangnya lahan pertanian tersebut, harus diimbangi dengan pemanfaatan teknologi salah satunya seperti pengoptimalan penggunaan mesin ini,” katanya.

Lanjutnya, jika dulu sebelum menggunakan mesin, setiap satu hektar lahan pertanian padi hanya menghasilkan sekitar empat sampai dengan lima ton gabah. “Tetapi dengan mengoptimalkan mesin ini, hasilnya bisa meningkat sampai dengan sembilan ton atau bahkan ada yang lebih dari itu,” ujar Saiful Ilah.

Selain mengoptimalkan penggunaan mesin, untuk meningkatkan hasil pertanian, juga harus diimbangi dengan penggunaan bibit unggul dan juga pengendalian organisme pengganggu. “Dengan demikian, hasil panen pertanian bisa dimaksimalkan dengan bagus,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0816 Kabupaten Sidoarjo Letkol Inf Andre Julian mengatakan TNI akan terus mendukung program swasembada pangan pada tahun 2017 mendatang. “Kami akan terus bersama dengan petani supaya target tersebut bisa tercapai, dan mendorong kepada petani supaya mau bangkit untuk menanam padi di lahan demi kelangsungan hidup,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diberikan bantuan dari pemerintah pusat berupa 91 traktor tangan, 10 mesin pompa, puluhan alat penanam padi dan juga bantuan mesin pertanian. as

 

Komentar