Bupati Sidoarjo Mendukung Berdirinya BPPD Untuk Mempromosikan Wisata Daerah

Bupati Saiful Ilah mengamati motif batik kekayaan wisata Sidoarjo pemberian dari BPPD. as

Sidoarjo Pos-Berdirinya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo, yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata, seni dan kebudayaan yang ada di wilayah Kabuapten Sidoarjo mendapat dukungan penuh dari Bupati Sidoarjo.

            Dukungan tersebut ditegas dalam audience Bupati Sidoarjo dengan Pengurus BPPD Sidoarjo, (24/08/2016). Selain Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, SH. M.Hum juga terlihat Kepala Bappeda Ir. Sulaksono, Sekretaris Disporabudpar Mulyadi serta jajaran SKPD terkait. Sedangan rombongan dari BPPD dipimpin langsung oleh Ketuanya Supomo,SE.

            Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh BPPD Sidoarjo ini, karena untuk meningkatkan potensi wisata yang ada sekarang ini memang sangat kurang promosi. “Makanya, saya sangat mendukung penuh, diharapkan Kabupaten Sidoarjo bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Jawa Timur, Nasional maupun Internasional,” harap Bupati Saiful Ilan.

            Beberapa destinasi wisata yang dipaparkan oleh Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo Supomo, diantaranya adalah lontong kupang, merupakan salah satu kuliner andalan yang tidak dimiliki oleh daerah lain, ini potensi yang harus digarap secara maksimal. “Kami juga akan melakukan festival lontong kupang, dengan peserta terbanyak dan selanjutnya pemenangnya akan dijadikan baromater kuliner lontong kupang bagi pedagang yang lainnya,” katanya.

           Ia mengemukakan, kedepannya kuliner lontong kupang ini juga harus disajikan di setiap hotel-hotel yang ada di Sidoarjo sebagai upaya untuk mengenalkan menu lontong kupang kepada masyarakat. “Dengan demikian Sidoarjo tidak hanya dikenal sebagai kota transit tetapi juga menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai destinasi wisata yang ada di Jawa Timur ini,” ujar Supomo.

        Selain lontong kupang, lanjut dia, potensi lainnya yang akan dikerjakan adalah  pengolahan bahan hasil tambak yaitu udang dan bandeng untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain itu, Sidoarjo juga memiliki tujuan wisata yang tidak dimiliki oleh daerah lain yaitu lumpur Lapindo, Candi Pari dan juga wisata produk kulit Tanggulangin.

              Terkait dengan potensi budaya, dirinya mengatakan kalau di Sidoarjo ini terdapat 30 jenis budaya yang bisa diangkat seperti seni tari, seni lukis dan juga hasil batik. “Untuk seni tari, Kabupaten Sidoarjo memiliki tari Banjar Kemuning yang bisa diangkat dan juga dikembangkan untuk menyambut tamu-tamu yang berasal dari luar Kabupaten Sidoarjo,” jelas Supomo yang juga Ketua APPWS. as

Komentar