Desa Kemiri Sidoarjo ‘Uri-uri Budoyo Jawi’ Punokawan Pandawa Dalam HUT RI ke 72

Nampak Gareng sedang membacakan teks proklamasi. as

Sidoarjo Pos-Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017, dimanfaatkan sekalian oleh warga RT 7/RW 3 Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo untuk ‘uri-uri budoyo jawi’ menghidupkan kembali, atau melestarikan budaya jawa yang hampir punah.

            Yakni melakukan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 yang diperankan oleh Punokawan Pandawa, diantaranya Semar, Gareng, Petruk dan Bagong. Pelaku upacara menggunakan pakaian tradisional jawa, pakaian ‘punokawan’ Pandawa, yakni Semar, Gareng Pretruk dan Bagong. Sementara protokoler dilakukan oleh Hanoman/pakaian kera putih dalam pewayangan, untuk Inspektur Upacara oleh Ki Semar.

            Koordinator acara Novi Ariwibowo, mengatakan kalau warga RT 7/RW 3 ini selalu bikin keunikan saat melakukan upacara 17 Agustus, kami terus melakukan kreasi lain daripada yang lain. Tahun ini kami ingin melestarikan budaya jawa yang hampir punah. “Olah karena itu kami mencoba menghidupkan kembali, atau uri-uri untuk mengingatkan kepada masyarakat kalau kami masih memiliki budaya jawa yang sangat bagus,” katanya.

            Kebudayaan kita ini tidak kalah dengan budaya-budaya luar, namun kondisi masyarakat sekarang nampaknya kurang peduli terhadap kebudayaannya sendiri. Terutama anak-anak muda sekarang ini lebih senang main HP daripada mencintai seni budaya tradisional. “Justru kebudayaan kita ini mempunyai nilai kearifan lokal, oleh karena itu mari kita lestarikan, mari kita bangkitkan untuk genarasi muda untuk mencintai budayanya sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi,” jelas Novi Ariwibowo yang juga mantan Kades Kemiri. as

Komentar