Desa Siwalan Panji, Buduran, Sidoarjo Manfaatkan Dana Desa Untuk Padat Karya

Kades Siwalan Panji, Achmad Choiron saat melaksanakan penghijauan di wilayahnya. as

Sidoarjo Pos – Pemberian Dana Desa langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk dikelola masyarakat desa, disambut baik oleh Kepala Desa Siwalan Panji, Kecamatan Buduruan, Kabupaten Sidoarjo.

            Desa Siwalanpanji yang sudah bagus itu semakin dipercantik, setelah dana desa cair di bulan Juni tahun ini. Dibuktikan dengan pembangunan secara fisik, misalnya pembangunan saluran air dan plengsengan, selain itu pembersihan sungai juga rutin dilakukan untuk membersikan sampah.

            Menurut Kepala Desa Siwalan Panji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo Achmad Choiron, Rabu(03/08/2016) mengatakan kalau Anggaran Dana Desa (ADD) yang sudah cair 60 persen dari total Rp 634 juta tersebut, dimanfaatkan untuk empat bidang diantaranya pembangunan fisik, kemasyarakatan, pemberayaan dan kesehatan.

            Selain pembangunan fisik, ditambahkan oleh Kepala Desa Siwalan Panji, pihaknya kini tengah mengerjakan 500 pot  bunga, 1.500 tanaman hias dan 300 tanaman buah,  tersebar di lingkungan Desa Siwalan Panji. “Proses pengerjaannya dilaksanakan secara padat karya, yakni dilakukan oleh masyarakat desa sendiri,” jelas Achmad Choiron.

            Berkaitan dengan dana desa, disamping bermanfaat untuk mengembangkan potensi desa, menyerap tenaga kerja serta meningkatkan kualitas hidup, dengan adanya ADD juga bisa mengajak masyarakat berpartisipasi untuk Sidoarjo Bersih Hijau.

            Sementara, proses pekerjaan bidang kesehatan, masyarakat desa dimanjakan dengan digratiskanya Posyandu, misalnya untuk kesehatan masyarakat, ibu hamil dan lansia. Jadi ADD sangat bermanfaat, karena kemampuan desa tidak mungkin menjangkau pembangunan yang membutuhkan pembiayaan yang cukup besar serta mengratiskan biaya di Posyandu. “Dengan dana desa itu, kegiatan padat karya bertambah, artinya seluruh kegiatan pembangunan  yang menggunakan ADD, tenaga kerjanya kita ambilkan dari masyarakat kita sendiri,  termasuk untuk kuli dan tukangnya,” ujar Kades yang suka memakai topi koboi ini. as

Komentar