Dukung Program GERMAS, BPJS Kesehatan Sidoarjo Ajak Senam Sehat Bersama Masyarakat

Wakil Bupati dan Kepala BPJS Kesehatan saat senam bersama-sama di Alun-alun Sidoarjo tadi pagi. as

Sidoarjo Pos-Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat). BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo telah menggelar senam sehat bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan masyarakat.

       Kegiatan yang juga dalam rangka mendukung program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) sesuai yang diharapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), telah digelar tadi pagi (13/7/2018) di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo.

     Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin bersama jajaran OPD terkait, juga Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Sri Mugirahayu beserta jajarannya.

        Usai melakukan senam bersama, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan, karena kegiatan ini multi fungsi, mengingatkan kepada masyarakat agar gemar olahraga. Dalam arti pola hidup sehat betul-betul harus dicanangkan. “Selain itu kami beharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut serta dalam kepersertaan JKN-KIS. Baik perorangan maupun di perusahaan-perusahaan, “ harapnya.

         Dengan adanya kegiatan senam bersama ini, Ketua BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Sri Mugirahayu ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berolahraga, sebagai upaya hidup sehat. Masyarakat juga harus menyadari bahwa tren penyakit saat ini adalah tidak menular yang disebabkan kurangnya aktifitas fisik. “Dengan meningkatnya kesadaran untuk melakukan pola hidup sehat, diharapkan jumlah peserta sakit akan berkurang,” harap Sri Mugirahayu.

        Disamping itu, Ia juga mempromosikan kembali ‘Mobile JKN’ sebagai salah satu aplikasi BPJS Kesehatan yang sangat berguna untuk peserta JKN-KIS. Karena aplikasi tersebut dapat mengecek status kepersertaan dan iuran, segala macam keperluan informasi para perserta. “Peserta juga dapat kartu digital yang ada diaplikasi, jika kebetulan tidak membawa KIS ketika berobat di Fasker Pertama. Jadi para peserta tidak perlu lagi kantor, namun bisa terlayani dalam genggaman,” jelasnya.

        Hingga saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo telah bekerjasama dengan 158 Faskes tingkat pertama, yang terdiri dari 31 dokter prakter perorangan, 13 dokter gigi, 26 puskesmas, 63 klinik rawat inap jalan tingkat pertama, 15 klinik rawat inap dan 11 klinik TNI/Polri.

        “Kami juga telah kerjasama dengan Faskes lanjutan, diantaranya ada 15 rumah sakit, adalah RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, RS Siti Khodijah, RS Bhayangkara Porong, RSU Bunda, RS Citra Medika, RS Anwar Medika, RSU HM Mawardhi, RS Aisiyah Siti Fatimah, RS Mitra Keluarga Waru, RS Mitra Sehat Mandiri, RSU Jasem dan RSIA Pondok Candra,” pungkas Sri Mugirahayu. as

Komentar