Ebad Wisata dan Diva Wisata Berangkatkan 400 CJH Plus Langsung Menuju Jeddah

Suasana pengarahan di Masjid Al-Ikhlas Puspenerbal area Terminal 2 Bandara Internasional Juanda. as

Sidoarjo Pos-Sebanyak 400 Calon Jamaah Haji (CJH) Plus yang diberangkatkan Ebad Wisata dan Diva Wisata bisa menghemat tenaga dan waktu. Pasalnya, mereka langsung diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya langsung menuju ke Jeddah.

Rombongan jamaah haji plus tanpa harus transit dulu ke Jakarta. “Jamaah haji plus yang kita berangkatkan langsung dari Surabaya ke Jeddah,” ujar Pendiri sekaligus Komisaris Ebad Wisata, H. Amaluddin Wahab.

Amaluddin menambahkan, pihaknya sudah tiga tahun berturut-turut, memberangkatkan jamaah haji plus langsung dari Surabaya  ke Jeddah. Dengan demikian, selain mempersingkat waktu perjalanan, jamaah juga hemat energi.

Bukan hanya itu,  jamaah haji yang diberangkatkan Ebad Wisata juga diberi pendampingan khusus. Masing-masing bus rombongan jamaah haji ada satu orang pendamping dari tanah air dan satu pendamping dari gaet lokal.

Ia juga mengaku, pihaknya akan terus memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik bagi jamaah haji. “Untuk jamaah haji plus yang kita berangkatkan pada musim haji 2017 ini ada sekitar 400 orang,” jelas pria yang juga Ketua DPD Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia) Jatim tersebut.

Jamaah haji diberangkatkan dengan satu pesawat carter. Mulai titik kumpul pemberangkatkan dari Masjid Al-Ikhlas Puspenerbal area Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Sabtu (26/8/2017) pagi.

Dari data yang ada, pada musim Haji 2016 lalu, Ebad juga memberangkat sebanyak 272 jamaah haji plus. Yang terdiri dari 122 jamaah menggunakan paket Ebad Wisata dan 150 menggunakan paket perjalanan Diva.

Salah satu pembimbing Haji Plus Ebad Wisata, H. Abdul Malik menegaskan, minat masyarakat Jatim untuk menunaikan ibadah haji dengan fasilitas haji plus masih cukup tinggi setiap tahunnya. “Kondisi ini dipengaruhi oleh fasilitas dan kenyamanan yang lebih diberikan pihak penyelenggara ke jemaah haji selama menunaikan ibadah haji di Makkah dan Madinah,” katanya.

“Kalau haji reguler butuh waktu sekitar 7 tahun, namun saya dapat waktu tunggu hanya 4 tahun melalui fasilitas ONH Plus ini,” ujar Hanafi salah satu CJH Plus asal Surabaya.  Salah satu CJH Plus dari Malang, Devi juga mengaku, sengaja berangkat haji dengan fasilitas haji plus karena lebih cepat waktu tunggunya, dan demi kebaikan karena selama menunaikan haji bisa tetap berkumpul bersama keluarga dan satu kamar hotel. “Saya beserta keluarga ingin  kumpul satu kamar hotel,” akunya. as

Komentar