Empat Pilar Kebangsaan Harus Diaplikasikan Dalam Kehidupan Masyarakat Sehari-hari

Bambang Haryo saat menjelaskan soal empat pilar kebangsaan. as

Sidoarjo Pos-Untuk memahamkan nilai-nilai luhur yang sudah ditanamkan dalam 4 pilar kebangsaan. Yakni Pancasila sebaga dasar Negara, UUD 45 sebagai konstitusi, bentuk Negara NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Anggota MPR RI Ir. Bambang Haryo S telah melakukan sosialiasi kepada warga Sidoarjo.

            Prosesi sosialisasi yang dilaksanakan, Sabtu(22/7/2017) di Hall Edotel SMKN1 Sidoarjo tadi pagi, Ia menegaskan kalau sosialisasi ini dilaksanakan atas perintah undang-undang Nomer 17 tahun 2014 dan Tap MPR Nomer 1 tahun 2014.

          Jadi sosialisasi ini sangat penting sekali, karena masyarakat tidak harus tahu tentang Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, tetapi juga harus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan harus juga dimulai dari pemerintah. Jadi pemerintah harus mulai membuat kebijakan yang betul-betul ‘pro’ terhadap empat pilar ini. “Termasuk pemerintah juga harus mensosialisasikan empat pilar ini,” tegasnya.

      Karena kondisinya sampai sekarang ini pemerintah sangat kurang dalam melaksanakan sosialiasi. Kalau hanya MPR saja tidak maksimal, anggarannya juga sangat terbatas. “Makanya pemerintah harus mengutamakan program-program yang menerapkan empat pilar ini dalam kebijakan-kebijakan untuk kepentingan masyarakat. Itulah yang kita harapkan,” harap Bambang Haryo dari Partai Gerindra ini.

            Setelah hal itu dilakukan, campaiannya tentu sesuai dalam sila keadilan bagi seluruh Indonesia bisa terwujud. Tujuannya adalah kita bisa mendapatkan satu masyarakat yang mempunyai karakter yang kuat. “Sehingga kalau kita bermasyarakat mempunyai karakter yang kuat di dalam empat pilar ini, kita tidak bisa diganggu oleh adanya unsur-unsur komunisme atau yang lainnya, termasuk narkoba yang bisa merusak generasi penerus bangsa,” terang Bambang Haryo bersama pemateri Prof. Sam Abede Pareno.

            Masyarakat sekarang, khususnya generasi muda kondisinya sangat menurun sekali terhadap pemahaman empat pilar kebangsaan ini. Terbukti di sekolah-sekolah juga sangat jarang sekali diajarkan, bahkan banyak sekolah-sekolah swasta malah dimasuki orang-orang asing, yang menggunakan bahasa-bahasa asing. Hingga tidak mengajarkan tentang apa itu pancasila. “Saya harapkan kondisi seperti ini bisa segera dikembalikan lagi oleh pemerintah, juga tugas kita bersama. Warga yang ikut sosialiasi ini juga kita harapkan bisa menyebarkan ke seluruh pelosok di lingkungannya,” pungkas Bambang Haryo yang juga siap maju ke Pilgub Jatim 2018.as

Komentar