Festival Sastra Sidoarjo 2021 Jadi Ajang Aktualisasi Diri Dalam Bentuk Karya Seni

Sidoarjopos-Pergelaran Festival Sastra Sidoarjo telah sampai pada hari terakhir. Program kolaborasi Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) bersama Pekerja Kreatif Sidoarjo ini berlangsung sejak 1 hingga 31 Maret 2021.

“Kami mengucapkan sangat terima kasih kepada para peserta. Kami terharu karena banyak yang menjadikan ajang ini sebagai ruang mewujudkan ide, impian, pandangan-pandangan pribadi, dan kreativitas dalam bentuk karya seni,” kata Ribut Wijoto, Ketua Pelaksana Festival Sastra Sidoarjo, Rabu (31/3/2021).

Di tengah maraknya kegemaran share konten di media sosial, menurut Ribut, aktualisasi diri dalam bentuk karya seni menjadi sangat bermakna. “Kita tiap hari mendapati share konten dari tulisan orang lain atau tokoh masyarakat di media sosial. Kita merasa cocok dengan tulisan orang lain, lalu kita share. Nah kali ini, karya kita sendiri yang kita share. Kita bagikan ke masyarakat. Oleh karena karya sendiri, otomatis, itu mewakili personalitas diri kita, pandangan-pandangan kita terhadap dunia, juga representasi jiwa seni kita,” papar Ribut Wijoto.

Berdasarkan video kiriman yang masuk, kata Ribut, mayoritas berasal dari masyarakat Sidoarjo. Tetapi tidak sedikit pula yang berasal dari luar. Semisal Surabaya, Kediri, Semarang, Solo, Yogyakarta, Madura, dan lainnya.

“Dalam tiga hari terakhir, ada belasan video yang berasal dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta. Mungkin mereka mendapat tugas dari universitas tapi mungkin juga mereka berasal dari komunitas sastra kampus,” kata Ketua Komite Sastra Dekesda ini.

Terkait dengan latar belakang peserta, kata Ribut, mayoritas adalah sastrawan. “Paling banyak ya sastrawan, orang-orang yang kita sudah kenal. Profesi lain yang juga banyak adalah seniman dan guru. Ada beberapa peserta yang berasal dari Yuk Sidoarjo dan Yuk Musiimah Sidoarjo. Selebihnya dari para pecinta sastra,” ujar Ribut Wijoto.

Pria gondrong yang sehari-hari bekerja sebagai jurnalis dan penjual buku bekas ini berharap sastra di Sidoarjo kian semarak. “Sidoarjo memiliki banyak sastrawan, baik yang senior maupun yang muda. Sidoarjo juga memiliki banyak seniman tangguh. Masyarakat pecinta sastranya tidak sedikit. Kita berharap bakal lahir karya-karya fenomenal dari Sidoarjo,” kata Ribut.

Sementara itu, Wahyu Putra Oktavianus, salah satu anggota Tim Kreatif Festival Sastra Sidoarjo menuturkan bahwa terjadi lonjakan jumlah peserta di hari terakhir. “Kita biasa sehari menerima satu sampai empat kiriman video dari peserta. Tetapi sejak kemarin, terjadi lonjakan. Kemarin, dalam sehari, kita mengupload 16 video peserta. Pagi tadi saja, ada 21 video kiriman peserta di email,” kata Wahyu Putra, Rabu (31/3/2021).

Wahyu Putra menuturkan, Tim Kreatif terdiri dari 7 orang. Tiga orang bagian editing video, satu orang bagian upload ke media sosial Youtube, satu orang bagian upload ke Instagram, dan dua lainnya bagian komunikasi masyarakat.

“Tiga orang yang bagian editing, yaitu saya, Om Christian, Mas Ridwan, sejauh ini asyik-asyik saja. Siapa yang sedang longgar, dia yang menggarap editing video kiriman peserta. Maklum semuanya orang sibuk. Kita di sini dipertemukan oleh hobi,” kata sastrawan yang berlatarbelakang pendidikan manajemen ini.

Menyikapi lonjakan jumlah peserta dalam dua hari terakhir, Wahyu Putra mengaku senang sekaligus terkejut. Meski sebelumnya sudah memprediksi bakal terjadi lonjakan tetapi jumlahnya tidak diduga kalau mencapai puluhan.

Lalu bagaimana menghadapi jumlah video yang mencapai puluhan di hari terakhir? Wahyu Putra mengaku bakal berkoordinasi dulu dengan angggota Tim Kreatif lainnya.

“Yang pasti, semua akan kita garap. Semua akan kita edit dan upload. Kami sangat menghargai karya dari teman-teman peserta. Tidak mungkin itu kita abaikan. Bahkan, di hari terakhir ini, kita masih mengharap kiriman video-video dari peserta lainnya,” tandas Wahyu Putra.

Sekadar diketahui, Festival Sastra Sidoarjo berlangsung sejak tanggal 1 hingga 31 Maret 2021. Program ini merupakan kerja bareng antara Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) bersama Pekerja Kreatif Sidoarjo. asgi

Komentar