Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Sidoarjo Lakukan Deklarasi Damai

Wakil Bupati Sidoarjo bersama Kaporesta dan Dandim 0816 melakukan tandatangan deklarasi. as

Sidoarjo Pos-Demi menjaga kenyamanan dan kerukungan serta demi kesetabilan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Forkopimda (Forum Koordinator Pimpinan Daerah) Kabupaten Sidoarjo telah melakukan ‘Silaturrohmi dan Deklrasi Damai’ bersama dengan para Tokoh Agama, Ormas Islam, Mahasiswa, Serikat Buruh menuju Kabupaten Sidoarjo yang kondusif.

            Kapolresta Sidoarjo AKBP Moch. Anwar Nasih selaku inisiator kegiatan tersebut menegaskan kalau kegiatan seperti ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan terhadap seluruh umat beragama, serta seluruh masyarakat. “Khususnya masyarakat Sidoarjo yang selama ini sudah berjalan cukup kondusif,” tegasnya.

            Naskah deklarasi dibacakan langsung oleh Kapolresta Sidoarjo Anwar Nasir yang diikuti serentak oleh seluruh peserta undangan yang hadir, dilanjutkan dengan penandatanganan naskah oleh seluruh perwakilan para tokoh dan organisasi masyarakat, pada Selasa(29/11) di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

            Adapun naskah perjanjian tersebut, diantaranya adalah siap berkomitmen untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Sidoarjo yang kondusif. Siap berkomitmen untuk menjaga situasi politik yang damai serta tidak menciptakan konflik yang bersifat sara. Sehingga dapat menimbulkan kekacauan di wilayah Sidoarjo. Siap berkomitmen dengan Pemkab Sidoarjo guna mewujudkan pembangunan nasional.

            Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan kalau semua masyarakat harus melakukan instropeksi diri. Apakah langkah kedepan yang telah kita lakukan tersebut berdampak keburukan apa berdampak kebaikan kepada masyarakat.

            Oleh karena itu, justru yang lebih instropeksi diri adalah para pejabat. Selaku pejabat publik, apapun yang dikatakan akan menjadi perhatian masyarakat. “Makanya jadi pejabat dalam berbicara jangan sembarangan, harus berhati-hati agar kondisi wilayah tidak semakin panas, harus semakin sejuk dan nyaman dalam melakukan aktifitas,” jelas Nur Ahmad Syaifuddin.

            Kita tidak perlu risau menyikapi kondisi masyarakat yang ada di Jakarta, lebih baik berkonsentrasi di wilayah Sidoarjo serta menyamakan persepsi kita semua. “Dengan persepsi yang sama, kondisi wilayah Sidoarjo akan menjadi lebih aman dan nyaman,” pungkas Cak Nur sapaan sehari-harinya. as

Komentar