Hafidz-Hafidzah PPTQ Berlatih Menulis Cerpen

Santriwati PPTQ sedang menikmati berlatih menulis Cerpen. as

Sidoarjo, Menulis merupakan hobi, kebiasaan berimajinasi, kreativitas dan seni yang harus diberdayakan. Oleh karena itu sekitar 20 anak yatim penghafal Al-Qur’an telah mendapatkan pelatihan seni menulis Cerpen,

Kegiatan jelang berbukan tersebut diselenggarakan oleh Dompet Al-Qur’an Indonesia (DeQI) bertempat di Kantor DeQI, Ruko Citra City R-28, Sarirogo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/6/2016).

Selain pelatihan menulis Cerpen, ada juga sesi bedah buku ‘Dream to Paris’ yang disampaikan langsung oleh penulisnya yakni Abida Rifqi Zahidah. Abida adalah santriwati Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an (PPTQ) Darul Fikri Sarirogo Sidoarjo yang baru saja merampungkan hafalan Qur’an 30 juz.

Direktur DeQi, Asfahani Abdul Manan mengatakan, sambil menunggu waktu berbuka puasa, pihaknya sengaja mengadakan pelatihan. Pasalnya, menulis merupakan hobi, kreativitas dan seni yang harus diberdayakan. “Dengan diadakannya pelatihan menulis Cerpen dan bedah buku ini, diharapkan para anak yatim penghafal Al-Qur’an bisa semakin tertarik pada dunia literasi, dan bisa dijadikan modal untuk meraih cita-cita,” harap Asfahani.

Tak hanya itu saja, dengan diadakannya acara tersebut, DeQI bisa berperan dalam menyumbang penulis-penulis masa depan yang menjadikan menulis sebagai sarana ‘Dakwah bil Qalam’.  “DeQI siap mencetak penulis-penulis yang hafal Al-Qur’an dan hafidz-hafidzah yang penulis,” katanya.

Dalam sesi pelatihan peserta tampak antusias untuk menghasilkan karya. Para peserta juga langsung melakukan praktek menulis Cerpen. Tiga Cerpen terbaik mendapatkan doorprize dari panitia.

Salah satu peserta, Putri Risky Maulidia, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Dirinya berharap, dengan mengikuti pelatihan ini bisa menjadi penulis yang propesional. “Semoga saya bisa menjadi penulis yang sukses seperti Asma Nadia, Habiburrahman atau Kang Abik,” ucapnya. as

Komentar