Hindari Kecurangan SD Al Muslim Pilih Ketua Kid Leader Menggunakan Sistem E-Voting

Para siswa SD Al Muslim rela bersabar, antri menggunakan hak pilihnya. as

Sidoarjo Pos-Untuk menanamkan jiwa kepemimpinan yang terbukan dengan penuh kejujuran. Tim Leadership di SD Al Muslim mengadakan pemilihan anggota serta Ketua Kids Leader yang rutin dilaksaksanakan pada setiap tahun.

Prosesi pelaksanaannya pada 16 Agustus 2019, tepatnya di lapangan Indoor SD Al Muslim dengan bertemakan ‘Tempa Diri Menjadi Pemimpin Masa Depan denganTeladani Cinta Tanah Air dan Semangat Para Pejuang.’

Humas Al Muslim Azam Alfian Dinata menutukan kalau kegitan Kids Leader ini sengaja dilaksanakan berdekatan dengan HUT RI ke 74, sebagai bentuk ungkapan terima kasih pada para pejuang serta bertekad untuk mimpin diri menjadi manusia yang lebih baik dan membuat Indonesia menjadi Negara yang makmur.

Dengan terpilihnya Calon Ketua Kids Leader yang terdiri dari Kak Ibam (L) kelas 5E, Kak Mecca (P) kelas 5A, Kak Kevin (L) kelas 4F danKak Via (P) kelas 4E, dan sehari sebelum hari pemilihan para Calon Ketua terlebih dahulu mensosialisasikan visi dan misinya dengan percaya diri di hadapan teman, kakak, maupun adik kelas. Mereka membawa poster hasil karya yang telah dibuatnya sendiri.

Para siswa sangat antusias dengan kedatangan calon ketua Kids Leader sehingga mereka dengan sigap mengacungkan tangan tinggi-tinggi sambil berkata ‘Sayaa….!!’ saat ditanya oleh Kak Ibam “Siapa yang mau menjadi pemimpin ?’

Meskipun ada pemilihan Ketua Kids Leader, proses pembelajaran di kelas tetap berjalan normal seperti biasa. Secara bergantian para siswa turun kelapangan indoor dan berbaris untuk mengantri melakukan pemilihan berbasis digital atau menggunakan E-Voting. “Sehingga siswa tidak dapat melakukan kecurangan memilih dua kandidat, atau memilih dua kali. Mengingat para siswa memiliki user name dan password masing-masing yang mana hanya bisa digunakan satu kali saja,” tutur Azam.

Harapan kami,  kegiatan ini memiliki peran sangat besar bagi pendidikan anak-anak, mereka belajar bertanggung jawab, adil, jujur, bersabar saat menunggu giliran,  menghargai pilihan orang lain. “Harapan besar kami bagi siswa-siswi SD Al Muslim, ilmu yang telah dipelajari saat masih kecil dapat melekat hingga saat dewasa kelak bagaikan tulisan yang terukir di atas batu yang tidak akan cepat menghilang bagai tulisan di atas air,” jelasnya.

“‘Belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, sedangkan belajar saat dewasa bagaikan menulis di atas air. Mungkin itulah kata mutiara yang tepat bagi siswa-siswi di SD Al Muslim,” pungkas Azam Alfian Dinata. as

 

Komentar