Investasi Sidoarjo Mencapai Rp 7 T, Tidak Terpengaruh MEA

Suasana pelayanan di BPPT Sidoarjo.as

Sidoarjo, Mulai diterapkannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) tahun 2016 ini. Masalah PMA (Penanaman Modal Asing) di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo nampaknya tidak akan terganggu. Investasi yang ditargetkan sesuai baseline RPJMD 2016-2021 senilai Rp 16 triliyun akan bisa tercapai dengan baik.

            Dalam waktu 4 bulan (Januari-April)  ini, data investasi yang tercatat di Kantor BPPT (Badan Pelayanan Perijinan Terpadu)  Kabupaten Sidoarjo untuk PMA, PMDN (Fasilitas) dan PMDN (non Fasilitas) sudah mencapai Rp 7 triliyun lebih. “Kalau melihat tahun lalu 2015, kita bisa tercapai dengan baik. Tahun ini targetnya juga masih sama, prediksinya jutru tiap tahun itu meningkat sekitar 2 %,” jelas Reddy Kusuma, Sekretaris BPPT Kabupaten Sidoarjo, pada(15/06/2016).

            Menurutnya, dari jumlah investasi tersebut terdiri dari 2.029 unit usaha dan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 26.480 orang. Kondisi investasi selama ini masih terus didominasi oleh PMDN (non Fasilitas) artinya perusahaan biasa, yakni sudah mencapai 2.012 unit usaha, tenaga kerja yang diserap sebanyak 20.108 orang. “Dengan jumlah investasinya sekitar Rp 5 triliyun lebih,” terangnya.

            Kondisi tersebut tercipta berkat kerjasama yang baik diantara jajaran SKPD Pemerintah Sidoarjo, terutama para karyawan-karyawan di BPPT yang memberikan layanan secara langsung kepada masyarakat berjalan dengan baik. “Dan itu terbukti Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapatkan Investment Award secara berturut-turut sejak tahun 2010-2014 (5 kali),” pungkas Reddy Kusuma.as

 

Komentar