Jepang Minati Kerjasama Pembangunan RSUD di Wilayah Sidoarjo Barat

Jajaran wakil direktur RSUD Sidoarjo saat mendampingi kunjungan tamunya dari Jepang. as

Sidoarjo Pos-Terkait pembangunan rumah sakit di wilayah Sidoarjo barat, ternyata mendapat misi khusus dari Pemerintah Jepang.  Yakni mission team JICA (Japan International Cooperation Agency) dan Tim Universitas Toyo Jepang  telah hadir Kabupaten Sidoarjo.

Kunjungan mereka bertujuan untuk menggali data terkait proyek kerjasama pembangunan rumah sakit di wilayah Sidoarjo barat dan melihat potensi kerjasaama lain melalui skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Baban Usaha) swasta.

Sebelum kerjasama berlanjut, Senin(29/08/2016) perwakilan tim Universitas Toyo, Tabuci menjelaskan kalau pihaknya akan melakukan audiensi dengan pihak Pemkab Sidoarjo terkait pembangunan rumah sakit di wilayah Sidoarjo barat terlebih dahulu.  Berikutnya berkunjung ke RSUD Sidoarjo, kunjungan lapangan ke lahan rencana pembangunan rumah sakit wilayah Sidoarjo barat dan Puskesmas Krian. “Juga kunjungan lapangan ketempat pengolahan sampah,” jelas Tabuci.

Sedangkan Kepala Bagian Kerja Sama Pemkab Sidoarjo, Ari Suryono, S.Sos MSi yang terus mendampingi tamunya menjelaskan,  kalau mendirikan RSUD di wilayah Sidoarjo barat itu estimasi investasi mencapai Rp 188 miliar. Biaya operasional setiap tahunnya Rp 10 miliar. “Mengingat mahalnya investasi, maka pembangunan RSUD wilayah Sidoarjo barat itu bisa dikerjasamakan pembangunanya dengan pihak ketiga,” katanya. as

Komentar