Jika Hati Senang Sambil Naik Motor Bisa Ciptakan Sebuah Judul Lagu

Mulyadi (yang pegang mix), dan adiknya Pitono (main keyboard). is
Sidoarjo Pos-Pitono 43 tahun dan Mulyadi 48 tahun, adik kakak warga Desa Kupang, Kecamatan Jabon. Tak pernah lelah dalam berkarya menciptakan sebuah judul lagu. Salah satu karyanya bisa dilihat melalui Youtube dengan dengan ketik VJ Pitono atau Lagu Baru Pitono.
            Pitono dan Mulyadi, sebenarnya bukanlah seorang artis. Namun dia mengaku sangat mengidolakan Rhoma Irama dan Inul Daratista. Bahkan Pitono menciptakan lagu untuk artis idolanya tersebut. “Inul Aku Pengemarmu lagu tersebut saya dedikasikan untuk mbak Inul, sementara itu untuk Bang Rhoma saya ciptakan lagu dengan judul Raja Dangdut Ternama,” ucap Pitono saat diwawancarai di rumahnya.
           Kedua warga Jabon ini sehari-hari berprofesi sebagai tukang potong rambut, yang selalu buka sejak pagi hingga malam di rumahnya Desa Kupang. Bahkan sangking sukanya dengan genre music dangdut, Pitono pernah menghibur pelanggan yang potong. “Sebuah pekerjaan jika dilakukan dengan hati senang, rasa capek pun hilang. Karena itu setiap kali memotong saya selalu iringi dengan alunan musik dangdut. Bahkan terkadang saya sekali-kali bernyanyi sambil memotong rambut pelanggan saya,” ujar bapak satu anak ini.
             Sejak tahun 2015 hingga 2016, Pitono dan kakaknya Mulyadi mengaku sudah menciptakan 10 lagu diataranya. Raja Dangdut Ternama, Arek-Arek Surabaya, Sidoarjo Bersih Hatinya, Kartu Sehat, Cinta Brutal, Ayah, Artis Cantik Berbaju Merah, Apa’an sih Bang, kecewa dan Julid (mencari orang jujur memang sulit, mencari orang tak jujur tidak sulit).“Lagu julid itu saya ciptakan ketika musim kampanye, curahan hati tentang calon wakil rakyat yang baik dan jujur saya curahkan dalam lirik lagu. Sedangkan Sidoarjo bersih hatinya saya ciptakan saat moment hari jadi Kota sidoarjo. Saat itu naik sepeda motor di gonceng kakak. Saya lihat Sidoarjo tambah hijau dan asri di  kawasan alun-alunya,” pungkas Pitono.
            Tak jarang adik-kakak ini diundang untuk menghibur masyarakat Kecamatan Jabon dalam acara kegiatan di desa atau Kecamatan. Saat acara tersebut, Mulyadi sebagai vokalis dan pitono pegang keyboard. “tujuan saya dengan adik hanya satu meninggalkan kenangan terbaik dalam hidup, menciptakan lagu dan menghibur masyarakat dengan karya-karya original dari kami berdua,” tegas Mulyadi. riz.as

Komentar