Kabupaten Sidoarjo Gelar Sarasehan ‘Santri On Digital’ Dalam Rangkaian HSN 2016

Para pelajar nampak antusias mengikuti sarasehan. as

Sidoarjo Pos-Agar tidak ketinggalan dengan kecanggihan teknologi, ratusan pelajar, mahasiswa dan santri dari beberapa Pondok Pensantren (Ponpes) yang ada di Sidoarjo telah mengikuti ‘Sarasehan Santri On Digital’.

        Berbagai kegiatan akan diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh tanggal 22 Oktober 2016 mendatang. Diantara kegiatan yang dilakukan adalah Sarasehan Santri On Digital, Selasa(18/10/2016) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo.

            Kegiatan yang diikuti oleh para santri dan para pelajar yang ada di Sidoarjo itu dibuka Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin SH. Ia katakan kalau santri yang lekat dengan Pondok Pesantren memiliki pengetahuan lengkap. Perbendaharaan ilmu yang didapat dari kitab-kitab yang dipelajarinya sangat luar biasa. “Saya yakin santri akan selalu siap dengan tantangan-tantangan yang ada. Santri diharapkan tidak gagap dalam mengatasi problemanya,” harapnya.

            Menurutnya, saat ini santri dihadapkan pada era digital juga tidak boleh ketinggalan, perkembangan teknologi informasi saat ini bagaikan pisau bermata dua. Dampak positif dan negatif dari pesatnya teknologi informasi selalu ada. Namun apabila semua itu disikapi dengan baik akan sangat bermanfaat bagi semuanya.

          Makanya saya meminta kepada para santri untuk dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. “Sehingga kemajuan teknologi bukan menjadi boomerang tetapi menjadi sumbangsih bagi santri untuk ikut dalam pembangunan,” pinta Cak Nur sapaan akrabanya.

      Cak Nur juga menambahkan perkembangan teknologi informasi saat ini akan menguatkan segala sendi. Bila teknologi informasi dimanfaatkan dengan baik akan menguatkan karakter kebangsaan serta pembangunan yang ada. Untuk itu generasi muda saat ini diharapkan aktif dalam hal yang positif dalam menggunakan informasi teknologi. “Mereka juga diharapkan dapat menfilter informasi-informasi yang ada, agar tidak salam menggunakan teknologi,” harapnya. as

Komentar