Kapolresta Sidoarjo Himawan Bayu Aji: PCC Lebih Berbahaya dari Sabu-sabu

Kapolresta Sidoarjo Himawan Bayu Aji bersama Ulama sedang memantau pemusnahan 5,3 juta pil koplo. as

Sidoarjo Pos-Obat terlarang jenis PCC (Paracetamol, Ceffeine, Carisoprodol), Sumadril dan DMP (Dextrometrophan), ternyata lebih berbahaya merusak generasi muda penerus bangsa daripada sabu-sabu. Mengapa ?

            Ditegaskan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji bahwa harga PCC kisaran Rp 1.000,- hingga 5.000,- Jadi harganya sangat terjangkau oleh anak-anak SD yang uang sakunya Rp 5.000,- hingga Rp 10.000,- “Inilah lebih bahayanya, karena mudah dijangkau oleh anak-anak SD. Makanya para pelaku kejahatan obat terlarang ini membedik sasaran anak-anak sekolah,” tegas Himawan Bayu Aji saat memusnahkan 5,3 juta pil koplo di Mapolsek Wonoayu,(1/3/2018).

        Sedangkan untuk sabu-sabu, ganja dan lainnya harganya sangat mahal sekali. Sehingga tidak mudah terjangkau oleh anak-anak SD. Tetapi dari segi efek mengkonsumsi PCC juga hampir sama. PCC ini yang paling berbaya adalah terletak pada Carisoprodol, sebelumya obat ini digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri otot, tetapi Carisoprodol ini mempunyai efek samping yang menyebabkan orang itu menjadi ngantuk. Fly atau istilahnya ‘teler’. “Jadi kalau digunakan dengan dosis yang tinggi akan bisa menekan susunan saraf, sehingga terjadilah gagal pernafasan/meninggal. Karena pengguna ini tidak mungkin satu butir, tetapi sangat berlebihan, berbutir-butir terkadang malah dioplos,” jelas Kapolresta dihadapan para tokoh masyarakat Wonoayu dan sekitarnya.

            Sebelum dilakukan pemusnahan dengan cara dimasukan kedalam molen kecil. Pihak Polresta Sidoarja menghadirkan petugas Labfor dari Polda Jatim untuk melakukan uji lab terlebih dahulu. Membuktikan bahwa obat-obat tersebut betul-betul terlarang dan sangat membayahakan kepada anak-anak generasi penerus bangsa. “Dan ternyata hasilnya betul, bahwa obat-obat yang siap edar itu terlarang dan sangat membahayakan generasi bangsa ini,” tegas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

        Pernah diberitakan sebelumnya, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil penggerebekan sebuah rumah kontrakan di Dusun Cangkring, Desa Sawo Cangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo 17 Januari 2018 lalu. Dari gudang pengemasan dan penyimpanan itu, polisi menemukan 5,3 juta pil PCC dan DMP siap edar plus sejumlah peralatan pengemasan dan pengepakan. as

Komentar