Kasus Pelemparan Batu/Paving Terjadi Lagi di Sukodono, Sidoarjo

Korban saat mendapatkan perawatan medis. as

Sidoarjo Pos-Kasus pelemparan paving kepada hingga meninggal belum terungkap, kini terjadi lagi terahap Zaenal Arifin (35) warga Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur jadi korban pelemparan orang tidak dikenal.

Korban dilempar oleh orang tak dikenal saat hendak dari kulakan di Pasar Sepanjang menggunakan sepeda motor, Kamis (11/08/2016). Melihat korban terjatuh dan terluka, masyarakat langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat RSUD Sidoarjo. “Saya hanya mendapat kabar dari tetangga, kalau suami saya dilempar orang,” ucap Sunarsih, saat ditemui di RSUD Sidoarjo.

Dia menceritakan, peristiwa itu terjadi saat Zaenal Arifin (suaminya) hendak pulang dari kulakan kedelai di pasar Sepanjang sekitar pukul 09.45 WIB. Tiba di Desa Sukolegok Kecamatan Sukodono tiba-tiba dilempar oleh benda tumpul, sama pengendara yang juga bersepeda motor. Akhirnya suami saya jatuh beserta sepedanya. Tapi sepedanya masih ada, enggak diambil,” ungkapnya.

Ia mengaku kalau suaminya tak memiliki musuh sama sekali. Dia baru tiga minggu berjualan tahu goreng. Bahkan, saat di rumah pun, suaminya juga jarang keluar rumah. “Kok tega melakukan itu, padahal suami saya enggak pernah punya musuh,” ungkap Sunarsih.

Terpisah, salah satu dokter yang menangani Zaenal Arifin, dr. Auliya Rizky mengatakan bahwa korban sebelumnya di bawa ke RS. Siti Khadijah Taman Sepanjang. Akhirnya dirujuk ke RSUD untuk mendapat perawatan intensif. “Korban mengalami patah tulang di bagian rahang atas, dan bawah mulut, yang  disebabkan benturan keras benda tumpul. Kita lakukan perawatan medis dulu. Insya Allah hari ini pasien (Zaenal) akan dilakukan operasi,” terang Auliya. as

Komentar