Kelompok ‘Wong Bebas’ Menangkan Lomba Mancing Piala Brother Angler Sidoarjo

Proses penyerahan piala dan sepeda motor kepada pemenang. as

Sidoarjo Pos-Lomba mancing yang diadakan oleh BAS (Brother Angler Sidoarjo), juara pertamanya berhasil dimenangkan oleh kelompok Wong Bebas (WB) asal Sidoarjo dengan berat timbangan ikan yang berhasil  didapat, ikan nila dan bandeng  sebanyak16.270 gram.

Untuk juara ke 2 kelompok dimenangkan kelompok Kendangsari Fishing Club (KSFC) 7 asal Surabaya dengan berat ikan seluruhnya 15.330 gram. Sedangkan juara 3 di miliki oleh KSFC 4 dengan berat total ikan yang didapatkan 12.010 gram.

Lomba yang dilaksanakan BAS dalam rangka meriahkan HUT RI ke 74, Minggu (25/8/2019) pagi di Kolam Pancing Kusuma Tirta Desa Kedungpeluk Kec. Candi, Kabupaten Sidoarjo tersebut dengan ketentuan memancing ikan bandeng dan ikan nila.

Lomba dengan tema acara ‘Tarung Lumut Adu Essence’ itu diikuti hampir 300 peserta penghobi mancing yang datang dari berbagai daerah. Mulai Sidoarjo, Surabaya, Pasuruan dan Mojokerto.

Ketua Panitia Lomba Prakas Junianto mengatakan, lomba ini untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74. Selain itu, tujuan utamanya meningkatkan silaturrahmi antar penghobi mancing ikan air tawar maupun air asin. “Lomba ini untuk meriahkan HUT Kemerdekaan RI dan mengeratkan silaturrahmi,” katanya.

Prakas menambahkan, umpan ikan pancing sengaja ditentukan dengan lumut. Yang mana lumut kini menjadi umpan yang gampang dicari oleh pemancing. “Jadi kita kail ikan di kolam pakai umpan lumut. Selain umpan lumut, tidak diperbolehkan. Umpannya sangat alami,” tambahnya.

Menurutnya, kebanyakan peserta lomba yang mendaftar, penghobi pemancing tambakan atau biasa mancing di tambak. Tidak sedikit pula peserta lomba pemancing laut dan lainnya.

Ia  jelaskan, untuk kategori penilaian pemenang, juri mengambil kriteria jumlah terberat dalam kelompok. Setiap kelompok ada 3 orang peserta. “Hasil ikan kailnya ditimbang dan yang paling berat volumenya mendapatkan hadiah motor vario, tropi, dan hadiah lainnya,” pungkas Prakas Junianto. as

Komentar