Keluarga Mahasiswa Unusida Sikapi Keberadaan ‘Kami’

Keluarga mahasiswa Unusida saat menyikapi keberadaan ‘Kami’ di Kabupaten Sidoarjo. agi

Sidoarjopos-Munculnya Kami (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) yang dikawatirkan bakal memecah belah bangsa, baik secara politis maupun non politis disikapi oleh sebagian mahasiswa. Yakni, ratusan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berorasi menolak atas munculnya ‘Kami’ di Wilayah Kabupaten Sidoarjo.

            Pernyataan sikap penolakan ‘Kami’ di Kabupaten Sidoarjo tersebut dibacakan langsung olah Koordinator Lapangan Achmad Amar yang sambil berorasi dan meneriakan yel-yel di halaman Kampus Unusida Sidoarjo, pada Rabu (16/9/20) pagi.

            Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo ini sedang menuju  proses Pilkada untuk memilih bupati dan wakil bupati, agar pembangunan daerah tetap berjalan sebagaimana mestinya. Keadaan ini membutuhkan terciptanya kondusifitas agar proses demokasi berjalan baik dan aman.

Jadi, masuknya kelompok yang memiliki agenda untuk mengajak masyarakan berbenturan dengan pemerintah, atau sesama masyarakat adalah tindakan politik hendak memancing kekeruhan di tengah situasi politik di daerah Sidoarjo. “Maka kehadiran kelompok tersebut adalah musuh bersama warga Sidoarjo, yang menginginkan Sidoarjo tetap aman dan kondusif,” katanya.

            Jadi keberadaan ‘Kami’ merupakan kelompok yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, memperkeruh keprihatinan masyarakat di tengah kondisi pandemi virus Covid-19, serta berpotensi menciptakan ketidakondusifan Kabupaten Sidoarjo yang menyonsong Pilkada 2020. “Oleh karena itu, keluarga mahasiswa Unusida mengambil sikap menolak keberadaan ‘Kami’ di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” tegas Achmad Amar. agi

Komentar