Ketua PGRI Jatim Angkat Bicara Soal Guru Yang Dibawa ke Pengadilan

Ketua PGRI Jawa Timur Drs. H. Ikhwan Sumadi, MM. as

Sidoarjo, Terkait kasus guru SMP Raden Rahmad Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Muhamad Samhudi(46) warga Dusun Serbo, Desa Bogempinggir Kecamatan Balongbendo, yang dilaporkan orangtua siswa diduga menganiaya. Hingga naik ke persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo.

          Akhirnya, Ketua PGRI Jatim, Drs. H. Ikhwan Sumadi, M.M. angkat bicara. Ia memohon kepada wali murid kalau ada masalah guru dengan anaknya jangan sampai dibawa ke polisi. Cukup dirundingkan dulu, guru dan kepala sekolah dengan baik-baik, kalau tidak puas bisa dibawa ke PGRI. Barangkali bisa menemukan musyawarah mufakat akan lebih bagus dari pada langsung ke hukum. “Kecuali kalau kasusnya kriminal murni, sedangkan kasus ini untuk mendisiplinkan siswa yang tidak mau salat dhuha,” tegas Ikhwan Sumadi yang ikut hadir memantau persidangan, pada(28/06/2016).

            Ia juga meminta agar semua guru, terutama anggota PGRI tetap menjaga solidaritas seperti yang telah tercipta selama ini. Sebab, dengan solidaritas itulah organisasi PGRI akan tetap eksis dan berjuang memajukan pendidikan di Indonesia. Solidaritas kami tidak akan padam, dengan kondisi seperti ini justru akan lebih kuat kebersamaannya.”Namun saya tetap berharap kepada para guru jangan mudah memberikan hukuman fisik. Walaupun mencubit yang sifatnya kasih sayang, tetapi kalau dibesar-besarkan akhirnya bisa jadi seperti ini,” harap Ikhwan Sumadi. as

Komentar