Koper Pemudik Hilang Tertipu Porter Gadungan di Terminal

Asep bersama salah satu pegawai PO Pelita Indah, usai melaporkan kejadiannya. as

Sidoarjo, Padatnya arus penumpang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu para pemudik, dihimbau waspada saat berada di terminal, stasiun, maupun bandara. Biar tidak terjadi, seperti dialami Asep, seorang penumpang bus di terminal Purabaya-Surabaya, kehilangan kopernya karena tertipu porter/jasa pengangkut barang, gadungan.

Pemudik asal Jakarta yang akan pulang ke Jombang ini, kehilangan koper berisi sejumlah tas baru, pakaian, dan barang berharga lainnya, saat akan naik bus antar kota di terminal Purabaya-Surabaya. Asep mengatakan, pertama saat datang ke terminal Purabaya, dirinya langsung menuju shelter bus tujuan Jombang dan mendapatkan bus Pelita Indah. “Saat saya akan naik tiba-tiba ada yang menawari untuk membawakan koper saya ke bagasi bus. Saya pikir porter atau kenek, sehingga saya percaya saja dan langsung naik bus,” katanya kepada media (30/06/2016).

Betapa terkejutnya Asep, saat turun di Jombang ternyata kopernya tidak ada di bagasi. Kebingungan, Asep memutuskan untuk kembali ke terminal Purabaya, dan melaporkan kasusnya ke petugas terminal dan aparat kepolisian.

Pelaksana Tugas Kepala UPTD Terminal Purabaya Soesandi Ismawan mengatakan, dirinya membenarkan adanya kejadian itu. Meski pihak terminal Purabaya sudah berusaha maksimal dalam melakukan pengamanan, termasuk melibatkan petugas gabungan dari TNI dan POLRI.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya menghimbau agar masyarakat pengguna jasa angkutan umum di terminal Purabaya, lebih waspada mengamankan diri serta barang bawaannya. “Sudah sering kita himbau agar penumpang tidak mudah percaya sama orang yang baru dikenal, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan” himbaunya. sur,as

Komentar