Kopisemel Menentang Keras Pemasungan Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

dr. Ratna Dewi Rahmawati saat melakukan orasinya. as

Sidoarjo Pos-Masih adanya masyarakat yang mempunyai pola pikir terbelakang, alias tidak memberikan kebebasan terhadap orang-orang yang mempunyai gangguan mental/jiwa. Bahkan ada masyarakat yang sampai dijauhkan dari lingkungan keluarganya hingga dipasung.

      Melihat kondisi tersebut, Kopisemel (Komunitas Peduli Kesehatan Mental) bersama Puskesmas Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo menentang keras terhadap keluarga yang menjauhkan ODGJ. Justru sebaliknya, Ia mangajak masyarakat agar jangan sampai menjauhkan warganya yang mempunyai keterbelakangan mental.

      Ajakan, gerakan Kopisemel tersebut telah diikuti oleh sekitar 60 orang dari tenaga kesehatan, tokoh masyarkat dan Karang Taruna, pada (15/10/2016) di Depan Kantor Puskesmas Kecamatan Krian, Sidoarjo berkaitan dengan peringatan ‘World Mental Health’.

       Salah satu dokter di Puskesmas Krian, dr Ratna Dewi Rahmawati menjelaskan kalau ada orang dengan keterbelakangan mental itu tidak harus dijauhi, bahkan ada yang sampai dipasung. Justru sebaliknya, mereka juga berhak mendapatkan perhatian maupun pengobatan yang layak. “Dengan perhatian yang baik, mereka akan mendapatkan lagi hidupnya, dan juga sesuai dengan tujuan pemerintah dengan program ‘Bebas Pasungnya,’ tegas Ratna Dewi Rahmawati. as

Komentar