Lembaga PBB Tertarik Kerjasama Dengan Aplikasi M-Bonk Milik Pemkab Sidoarjo

Kepala Dinas PU Bina Marga Sigit Setyawan menjelaskan mengenai Aplikasi M-Bonk kepada Programme Specialist Pulse Lab Jakarta Mellyana Frederika.as

Sidoarjo Pos –  Aplikasi M-Bonk yang difungsikan untuk menampung keluhan dan laporan masyarakat tentang kondisi jalan yang ada di wilayah Sidoarjo. Ternyata menarik perhatian lembaga PBB melaui Pulse Lab Jakarta unjuk bekerjasama.

Setelah turut serta dalam kegiatan The Third Session of the Prepatory Commitee for Habitat III yang diselenggarakan oleh UN Habitat pada 27 Juli 2016 lalu di Grand City, Surabaya, Pulse Lab Jakarta sangat tertarik untuk mempelajari aplikasi M-Bonk tersebut.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang penggunaannya, Lembaga PBB untuk laporan informasi data yang berkantor di Jakarta ini telah mengunjungi Kantor Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, pada (01/08/2016). Mereka ingin mengetahui secara detail penggunaan aplikasi M-Bonk yang dianggap ide menarik di era perkembangan teknologi saat ini.

Programme Specialist Pulse Lab Jakarta Mellyana Frederika mengatakan, aplikasi M-Bonk merupakan ide yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan keluhan terhadap kondisi jalan. Latar belakang aplikasi yang khusus untuk masalah jalan tersebut baru pertama kali dijumpainya. “Untuk aplikasi khusus masalah jalan atau transportasi saya kira ini (aplikasi M-Bonk) baru,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, keberhasilan aplikasi M-Bonk bisa ditularkan ke daerah lain. Sehingga, banyak kawasan di Indonesia bisa mengaplikasikan program tersebut jika fungsinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. “M-Bonk berasal dari ide masyarakat dan harus punya manfaat untuk masyarakat,” terangnya.

Dinas PU Bina Marga memberikan keterbukaan luas bagi masyarakat untuk ditampung dalam aplikasi M-Bonk. Era keterbukaan tersebut juga menjadi langkah positif bagi pemerintah daerah untuk terbuka dalam peningkatan infrastruktur daerah. “Karena itu kami akan terus berkomunikasi dengan Dinas PU Bina Marga terkait perkembangan aplikasi M-Bonk ke depan,” terangnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sigit Setyawan mengatakan, aplikasi M-Bonk memang difungsikan untuk menampung sejumlah laporan terkait kondisi jalan. Masyarakat bisa memanfaatkan M-Bonk sebagai wadah untuk mengirimkan pesan tentang kondisi jalan. “Baik maupun buruk kondisi jalan bisa dilaporkan. Hal tersebut sangat membantu kami,” pungkas Sigit Setyawan. as

Komentar