LIPI Terapkan POH yang Bisa Menghasilkan Panen Padi 12 Ton per Hektar

Petugas LIPI Dr. Sarjiya Antonius menjelaskan proses pembuatan POH kepada Anggota DPR RI dan Ketua DPR Sidoarjo. as

Sidoarjo Pos – Deseminasi yang dilakukan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dalam pembuatan POH (Pupuk Organik Hayati) di Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo sangat memberi harapan kepada masyarakat, khususnya para petani.

Pasalnya, pembuatan POH (Pupuk Organik Hayati) bahan bakunya sangat murah sekali, yakni hanya sekitar Rp 10 ribu per liternya. Untuk produksi panenan padi bisa mencapai 11 hingga 12 ton per hektare, dan hanya membutuhkan 10 liter POH. Jika dikerjakan dengan menggunakan pupuk kimia biasa, dalam satu hektar hanya menghasilkan 6 hingga 7 ton.

Hal tersebut ditegaskan oleh Deputi Jasa Ilmiah LIPI Prof DR Bambang Subiyanto saat membuka acara pelaksanaan Deseminasi hasil-hasil penelitian LIPI, Selasa(02/08/2016) di Desa Pademonegero, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Program yang bertemakan ‘Optimalisasi IPTEK untuk Pengembangan Potensi Daerah’ tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam Ali, Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan serta beberapa petugas SKPD terkait dari Pemkab Sidoarjo, termasuk Camat Sukodono Ainurahman selaku tuan rumah.

Diuraikan lebih lanjut oleh Bambang Subiyanto, kalau POH ini pernah diujicobakan di wilayah Ngawi, bisa menghasilkan produksi padi sekitar 12 ton per hektare. Dalam satu hektare komposisinya 50:50 (50 untuk pupuk kimia biasa, dan yang 50 menggunakan POH). Sedangkan untuk pembuatan POH biayanya sangat murah, hanya sekitar Rp 10 ribu, sementara untuk penjualannya per litar bisa sekitar Rp 40 ribu. “Atau ditentukan sendiri oleh para kelompok tani sendiri,” jelas Bambang Subiyanto.

Oleh karena itu, agar para kelompok tani di Desa Pademonegoro ini  bisa maju, serta bisa meningkatkan hasil panenan, kami akan menghibahkan satu set alat pembuat POH. “Kami harapkan alat ini bisa bermanfaat, dan beranak pinak,” harap Bambang Subiyanto.

Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan mengatakan kalau kehadiran LIPI di Sidoarjo, sangat bisa membawa masyarakat petani yang ada di Desa Pademonegoro ini lebih baik lagi, karena hasil pertaniannya bisa meningkat dua kali lipat. “Yang menarik adalah bahan baku POH hanya sebesar Rp 10 ribu, dan semua itu sangat mudah didapat di Sukodono sendiri,” katanya.

Sementara Anggota Komisi DPR RI Syaikhul Islam Ali sangat mengapresiasi terhadap keberadaan LIPI yang sudah mau turun langsung ke masyarakat. Selama ini LIPI sudah melakukan penelitian sebanyak-banyaknya. Namun, program turun ke masyarakat atau hasilnya kurang dirasakan oleh masyarakat. “Kondisi para petani sekarang ini adalah sangat membutuhkan harga pupuk yang murah, dan bisa menghasilkan produksi yang tinggi. Semoga deseminasi ini sangat berguna dan bermanfaat untuk masyarakat,” jelas Syaikhul Islam Ali. as

Komentar