Mahasiswi 8 Negara Ramaikan HUT Kemerdekaan RI ke 74 di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo

Mahasiswa asing dengan asyiknya menikmati lomba kempit balon di SMAMITA Sidoarjo. as

Sidoarjo Pos-Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang selalu dimeriahkan oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Termasuk SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA) Sidoarjo.

Menariknya, peringatan yang bertajuk ‘SMAMITA 17a’ tersebut ada 8 mahasiswi asing yang telah ikut pula meramaikan beberapa lomba yang digelar di Tower SMAMITA (16/8/2019). Diantaranya berasal dari Yunani, Cina, Bangladesh, Italia serta dari India. Mereka selain memberikan materi pelajaran tentang budaya, bahasa dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dalam sebulan ini, juga ikut memeriahkan berbagai perlombaan.

Dalam lomba beregu maupun perorangan mereka juga kerap menjuarainya. Yakni saat lomba jalan kempit balon. Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Jenny Floki (Yunani), Shaily Zarin Tasnim (Bangladesh) dan Xie Nungrui (Cina) ini selalu lebih unggul mulai jalan dari start hingga finish. Begitu juga saat lomba memasukkan bolpoint dalam botol, Jenny Floki selalu unggul meski diadu dengan lawan siswi maupun siswa Smamita.

“Di Bangladesh juga ada berbagai perlombaan saat perayaan Hari Kemerdekaan. Tapi perlombaannya tidak se tradisional yang ada disini (Smamita). Namun kami senang mengikutinya, karena mereka sangat ramah sekali,” ungkap Shaily Zarin Tasnim mahasiswi asal Bangladesh.

Ia katakan, dalam berbagai permainan dan lomba tradisional itu membuatnya semakin betah berlama-lama di Indonesia. Apalagi, para siswa dan siswi Smamita sangat mudah bergaul dan akrab dengan orang baru (asing). “Karena ini pengalaman pertama. Jadi sangat seru bisa ikut lomba dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan dan berbagi pengaman maupun budaya di sini,” ungkapnya.

Panitia Pelaksaan lomba, Annisa’ul Baroroh mengaku senang sejumlah lomba bisa diikuti mahasiswa asing. Hal itu semakin menambah semarak peringatan HUT RI ke 74 di Smamita. Meski tidak seluruh lomba yang disiapkan panitia diikuti para mahasiswa asing itu.

“Kalau lomba diikuti mahasiswa asing, semarak dan supporternya semakin meriah serta lebih hidup perlombaannya,” tegas siswi kelas 11 IPA 5 ini.

Sementara Waka Kesiswaa Smamita, Edwin Yogi Laayrananta merasa bangga bisa mengenalkan budaya lomba peringatan Kemerdekaan RI kepada tamu asing. Meski hampir setiap Agustus selalu ada orang asing (turis) yang datang ke Smamita. “Bukan hanya mengenalkan lomba, para siswa dan siswi kami bisa berlatih bahasa Inggris terutama soal speaking. Harapannya saat pertukaran pelajar keluar negeri para siswa dan siswi kami bahasanya lancar dan sudah mengenal sedikit-sedikit soal budaya yang berbeda-beda antar negara,” jelas Edwin. as

Komentar