Masyarakat Sidoarjo, Khususnya Pelajar Diminta Hati-hati Telah Beredar Pil Koplo Berlabel Vitamin B1

Kapolresta Sidoarjo saat menggelar barang bukti pil koplo dan para tersangka. as

Sidoarjo Pos-Sebanyak 28.215 butir pil koplo doble ‘L’ yang bungkus dengan plastik berlabel Vitamin B1 telah diamankan oleh jajaran Sat Narkoba Polresta Sidoarjo. Pil tersebut diedarkan di semua kalangan masyarakat Sidoarjo, baik masyarakat umum maupun para pelajar yang jadi sasarannya.

Hasil operasi tanggal 1 hingga 14 Okoterber 2018 tersebut, Polresta Sidoarjo juga telah mengamankan 29 tersangka, yang diamankan dari pengungkapan 19 kasus. Selain mengamankan puluhan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sabu-sabu 27,34 gram, pil double L sebanyak 28.215 butir, pil trihexyphen didyl (obat keras) sebanyak 660 butir, 23 unit Hand Phone (HP) dan uang tunai Rp 350.000,-.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji menegaskan dari hasil pengungkapan kasus 2 pekan terakhir ini, modus barunya pil double L ini dikemas seolah olah vitamin yakni dengan ditempeli kemasan vitamin B1. “Ini sangat membahayakan masyarakat, karena bungkusnya vitamin,” tegasnya(15/10).

Himawan menghimbau, agar masyarakat agar berhati-hati saat membeli obat-obatan dicek dahulu. Ini menyusul adanya modus baru pengedar itu. “Kalau dicek isinya tetap ada tulisan double L. Meski ditempeli kemasan B1 agar dianggap seolah-olah vitamin itu,” himbaunya.

Selain itu,  Ia jelaskan jika tangkapan dalam jumlah besar baik tersangka dan barang buktinya ini merupakan pengembangan jaringan wilayah Kecamatan Taman, Sukodono dan Kecamatan Waru. Menurutnya dari 3 jaringan pemain lama ini ditemukan barang bukti 28.215 butir pil double L itu. “Sekarang kami dalami siapa pembuat dan pemasok label B1 vitamin itu. Asal muasal tulisan itu harus diketahui,” tegasnya.

Sementara sasaran konsumennya bervariasi. Hal ini disebabkan harganya tidak terlalu mahal. Akan tetapi jika dikonsumsi bisa membuat halusinasi. Modus lainnya kata Himawan barang haram itu ditempatkan di suatu tempat kemudian diambil dengan perintah melalui ponsel.

“Sangat dimungkinan distribusinya bisa ke sejumlah wilayah kabupaten dan kota lainnya,” pungkasnya.

Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, juga berpesan kepada mayarakat, khusus orangtua, guru/sekolah serta tokoh masyarakat agar berhati-hati dalam mengawasi anak-anaknya. Baik di rumah, di sekolah maupun di tempat lain. Pasalnya, para pengedar obat-obat terlarang, telah mencari sasaran anak-anak remaja usia produktif atau usia sekolah, mulai SD, SMP dan SMA. “Pil double L ini harganya sangat murah, sangat terjangkau oleh anak-anak pelajar,” pesannya. as

Komentar