‘Mau Pintar Jangan Dipersulit’ Warga Luar Sidoarjo Boleh Jadi Anggota Perpus

Wakil Bupati Sidoarjo menyerahkan kartu anggota perpus kepada Arzetti. as

Sidoarjo Pos-Seringnya mendapat keluhan dari masyarakat yang akan membaca buku,  atau meminjam buku di perpustakan selalu mendapat kesulitan. Diantaranya harus ada pengantar dari RT/RW. Bahkan ada juga yang harus menjadi warga setempat, agar bisa menjadi anggota Perpustaan.

            Kondisi tersebut tidak berlaku bagi warga Sidoarjo dan sekitarnya. Karena Kantor Perpustaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo telah memangkas layanan-layanan yang menyulitkan warga untuk belajar dan membaca tersebut. Yakni dengan memberikan layanan ‘Mau Pintar Jangan Dipersulit’ berhasil meningkatkan pengunjung, secara otomatis  juga meningkatkan minat baca.

            Moto layanan yang sudah dicanangkan awal 2016 itu, pada akhir pekan lalu mendapat perhatian khusus dari rombongan Komisi X DPR RI saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo.

                 Rombongan yang dipimpin oleh ketua Komisi X DPR RI M Ridwan Hisyam disambut langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin SH bersama Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo Drs Sutjipto MM beserta jajarannya.

                  Penasaran dengan tema tulisan ‘Mau Pintar Jangan Dipersulit’ Dra Popong Otje Djundjunan menanyakan maksudnya. Kepada Kepala Kantor Perpus dan Arsip Pemkab Sidoarjo Sutjipto juga langsung memberikan penjelasan kalau hal tersebut dilakukan karena sering mendapat masukan dan keluhan dari masyarakat. Mereka mengaku sulit untuk membaca buku, apalagi meminjam buku di perpustakaan.

                  Akhirnya kami bernovasi, hanya menunjukkan identikas KTP atau kartu pelajar mereka langsung bisa menjadi anggota perpustakaan. Otomatis mereka sudah bisa menikmati fasilitas yang disediakan oleh perpustakaan Pemkab Sidoarjo. Diantaranya adalah membaca dan miminjam buku-buku yang sudah disediakan sekitar 80.514 exemplar itu. “Baik mereka warga Sidoarjo sendiri maupun warga luar Sidoarjo, bebas membaca dan meminjamnya. Namun harus tetap mematuhi aturan yang sudah ditentukan,” jelas Sutjipto.

              Usai keliling meninjau lokasi salah satu anggota DPR R.I Arzetti Bilbina  menyempatkan diri melakukan pemotretan pembuatan kartu tanda anggota perpustakaan. Dalam hitungan detik Arzetti sudah menjadi anggota perpustakaan Pemkab Sidoarjo. Secara simbolis Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin menyerahkan kartu tersebut.

                   Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan Pemerintah Daerah akan terus memperhatikan keberadaan perpustakaan di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut sebagai upaya menumbuhkan budaya baca masyarakat Sidoarjo. Keberadaan perpustakaan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk gemar membaca. “Untuk itu pemerintah daerah akan terus berkomitmen terhadap peningkatan perpustakaan dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mencetak generasi yang berkarakter,” katanya.

                    Ketua Komisi X DPR RI M. Ridwan Hisyam mengatakan tujuan kunjungan spesifik tersebut untuk mendapatkan masukan berupa data-data faktual tentang pelaksanaan pembangunan perpustakaan di daerah.” Dengan berkunjung seperti ini kita bisa melihat langsung permasalahan perpustakaan  yang ada di daerah,” katanya. as

Komentar