Mencari Ikan Dengan Strum Mulai ‘Ditilang’

Sidoarjo, Upaya untuk menyelamatkan kelangsungan kehidupan biota laut, serta untuk melestarikan lingkungan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemkab Sidoarjo terus melakukan penjagaan lingkungan lebih ketat lagi. Diantaranya mengamankan, diberi surat tilang/pernyataan bagi warga yang mencari ikan dengan cara menggunakan strum.

            Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Sidoarjo Ir. Muhammad Sholeh, M Si, (3/6/2016) menjelaskan kalau potensi sumberdaya perikanan itu sangat besar sekali. Sehingga pemanfaatannya harus dilestarikan hingga berkelanjutan. Dengan meningkatnya eksploitasi sumberdaya perikanan yang tidak diimbangi dengan upaya pelestariannya, dikhawatirkan akan mengakibatkan kelangkaan  sumberdaya perikanan itu sendiri.

            Salah satu dari upaya kami adalah dengan mengamankan warga yang mencari ikan dengan menggunakan strum. Penangkan ikan dengan cara menggunakan strum akan mengancam kelestarian sumberdaya perikanan. Penyetruman sangat membahayakan ikan dan mikro organisme lainnya. “Oleh karena itu, pemerintah menerapkan UU No. 45 tahun 2009 tentang Perubahan UU No. 31 tahun 2004 tentang Perinakan,” jelas Muhammad Sholeh.

            Adapun dampak penggunaan strum terhadap sumberdaya ikan dan biato lainnya adalah akan mematikan ikan yang sudah dewasa, ikan yang kecil-kecil begitu pula terhadap telur-telur ikan yang ada juga akan ikut mati alias tidak akan menetas. Termasuk juga mikro organisme yang hidup dalam air, seperti zooplanton sebagai makanan bagi benih ikan juga akan ikut mati bila terkena strum. “Apabila penyetruman dilakukan secara kontinyu, akibatnya akan terjadi kelangkaan sumberdaya perikanan,” pungas Pak Sholeh sapaan sehari-harinya.

            Kepala Bidang Kelautan Ir Tarina Hadaningrum juga mengatakan kalau pihaknya melalui Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang ada dibeberapa tempat terus melakukan pengawasan lingkungan. Selain melakukan kegiatannya sehari-hari untuk mencari ikan, sambil melaut yang merupakan kegaitan sehari-harinya, juga melindungi alam sekitarnya. “Tindakan lebih nyata diantaranya mengaman warga yang mencari ikan dengan menggukan strum. Namun mereka tidak ditindak pidana, tetapi warga yang mencari ikan dengan strum akan diberikan pengarahan dan tandantangan pernyataan tidak melakukan perbuatan lagi,” jelas Tarina Hadaningrim. as

Komentar