OASE – BPJS Kesehatan Gelar Pemeriksaan IVA/Papsmear Bagi Ibu Guru se Sidoarjo

Pps. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sidoarjo, Erwin Widiarmanto saat memberikan sambutan. as

Sidoarjo Pos-Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara yang paling banyak menderita kanker serviks. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2015, kanker leher rahim atau kanker serviks menduduki peringkat kedua sebagai kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia.

            Oleh karena itu Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) menggandeng BPJS Kesehatan berupaya menekan jumlah penderita kanker serviks melalui optimalisasi program deteksi dini kanker serviks.

            Seperti yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo melibatkan guru-guru se Sidoarjo yang tergabung dalam PGRI Sidoarjo. Yakni melaksanakan ‘Gerakan Nasional Deteksi Dini IVA Test/Sadanis Bagi Guru se Indonesia,’ yang dibuka langsung oleh dr. Edi Tamat selaku Kepalab Bidang P2PL Dinkes Sidoarjo, pada Kamis (24/11/2016) di ruang Delta Graha Sekretariat Pemkab Sidoarjo.

            Pps. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sidoarjo, Erwin Widiarmanto menjelaskan kalau kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan HGN (Hari Guru Nasional) yang jatuh pada tanggal 25 Nopember 2016. Yakni mengadakan layanan pemeriksaan IVA/Papsmer sekarang ini bisa diporeleh secara gratis bagi peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat). Dengan menunjukkan kartu dan fotokopinya mereka tidak dipungut biaya.

            Jika setelah dilakukan periksaan dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, mereka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. “Adapun fasilitas kesehatan di Sidoarjo yang bisa melayani pemeriksaan Papsmer adalah Lab. Diagnostic Center Jenggolo. Sedangkan untuk pemeriksaan IVA bisa di 26 Puskesmas se Sidoarjo,” jelas Erwin Widiarmanto.

            Sementara Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan, Rizky Noer Maulidia menambahkan kalau data per Oktober 2016, penduduk Sidoarjo yang sudah terdaftar sebagai JKN-KIS sebanyak 1.218.190 jiwa. Total FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan Sidoarjo, terdiri dari 26 Puskesmas, 22 dokter prakter perorangan, 13 dokter praktek gigi perorangan, 8 klinik TNI/Polri, 63 klinik pratama, dan 8 apotek.

            Selain itu, BPJS Kesehatan Sidoarjo juga telah bekerjasama dengan 9 FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan), yakni dengan RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, RSI Siti Khodijah. “Termasuk juga  Rumkitban Sidoarjo, RS Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo, RS Anwar Medika, RS Citra Medika, RSU HM Mawardi serta RS Mata Fatma,” jelas Rizky Noer Maulidia. as

Komentar