PC NU dan LP Ma’arif NU Sidoarjo Tidak Sepakat Perubahan MAS Jadi MAN

Ketua LP Ma'arif NU Sidoarjo Misbahuddin. agi

Sidoarjopos-Setelah mendengar informasi bahwa pihak Kanwil Kemenag Provinsi Jatim dan Kemenag Sidoarjo akan minta doa restu kepada Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo untuk menetapkan, atau merubah salah satu MAS (Madrasah Aliyah Swasta) menjadi MAN (Madrasah Aliyah Negeri). Banyak pihak-pihak yang kurang sepakat, alias tidak setuju.

Mereka yang tidak sepakat, diantaranya adalah Lembaga Pendidikan Pengurus Cabang Ma’arif NU Sidoarjo, PC NU Sidoarjo dan perwakilan MAS se Sidoarjo. Alasan mereka karena yang dipilih untuk dirubah menjadi MAN adalah MAS Unggulan Desa Tlasih Tulangan Sidoarjo yang sudah terakreditasi dengan nomor NPSN (Nomer Pokok Sekolah Nasional) 20584618.

Ketua LP Ma’arif NU Sidoarjo Drs Misbahuddin MM sangat mengapresiasi pendirian MAN, karena kebutuhannya memang sangat kurang. Namun jangan menegerikan sekolah yang sudah ada, karena akan menggannggu stabilitas sekolah yang lainnya. Apa yang akan dilakukan oleh pihak Kemenag Sidoarjo seharusnya mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukannya. “Karena di sekitar Kecamatan Tulangan terdapat tiga MAS yang di bawah naungan LP Ma’arif NU, dan telah berdiri sejak lama sehingga perlu adanya pertimbangan sosiologis dan filosofis undang-undang pendidikan,” tegas Misbahuddin, pada Selasa (23/3/2021).

Ia memberikan wacana, seperti di wilayah Kecamatan Balongbendo yang hingga saat ini belum ada MA (Madrasah Aliyah). Wilayah tersebut dinilai sangat tepat dan strategis karena belum ada satupun MAS ataupun MAN, sehingga pelu adanya madrasah, bukan malah menegerikan madrasah swasta yang akan dilakukan di MAS Unggulan Tlasih Tulangan Sidoarjo. “Oleh karena itu, dalam persoalan ini, LP Ma’arif NU Sidoarjo meminta kepada Bupati Sidoarjo untuk menahan sementara pendirian atau perubahan status dari sekolah swasta untuk dijadikan negeri tersebut,” pinta Misbahuddin.

Perwakilan MAS se Sidoarjo Arli Fauzi juga mengaku sangat keberatan adanya rencana menegerikan salah satu MAS di wilayah Tulangan. Pasalnya di wilayah ada MAS Unggulan dan MAS Darul Ulum. “Jika salah satu dinegerikan oleh Kemenag Sidoarjo sama saja secara langsung mamatikan kedua madrasah tersebut,” jelas Kepala MAS Nurul Iklhas Sepande Sidoarjo.

Di sisi lain, menyikapi hal ini PC NU Sidoarjo Sidoarjo akan mendukung apa yang menjadi kebijakan yang dilakukan oleh LP Ma’arif Sidoarjo dalam mengawal pendidikan NU. Saat ini madrasah aliyah di wilayah Kabupaten Sidoarjo berjumlah 43 madrasah  di bawah naungan Ma’arif. “Dari puluhan madrasah aliyah tersebut sudah tercatat sebagai Madrasah unggulan, Madrasah Aliyah Bilingual dan Madrasah Aliyah Keterampilan serta Madrasah Aliyah Interpreuner,” jelas mantan Ketua Dewan Sidoarjo ini. agi

Komentar