PD Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo Juga Menolak Pembangunan Gedung Senilai Rp 800 M

Inilah Maket gedung senilai Rp 800 M yang menuai penolakan. as

Sidoarjo Pos-Pembangunan Gedung Lantai 17 yang memakan anggaran APBD senilai Rp 800 M, banyak menuai protes. Selain beberapa Fraksi di DPRD, beberapa elemen masyarakat juga menolak pembunan tersebut. Termasuk juga Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Sidoarjo.

Ketua PDPM Syamdul Hadi meminta Pemkab Sidoarjo untuk mengkaji lebih dulu pembangunan yangg sarat dengan ambius itu. Dalam pembagunan gedung berlantai 17 dengan menggunakan biaya APBD sekitar Rp 800 M itu lebih baik dialihkan kedalam hal-hal yang bermanfaat. Lebih baik kebutuhan masyarakat yang didahulukan daripada gedung yang megah itu.

Kita semua meminta pemerintah membatalkan proyek tersebut. Di Sidoarjo kebutuhan pendidikan belum sepenuhnya dinikamti oleh masyarakat, diantaranya pendidikan gratis dan infrastruktur gedung sekolah masih ada sekolah dua shif. Pelayanan kesehatan juga belum maksimal dinikmati warga Sidoarjo. Begitu juga pasar-pasar tradisional masih banyak yang kumuh. Banjir yang setiap tahun juga belum bisa diatasi, begitu pula jalan-jalan kabupaten banyak yang perlu diperbaiki. “Kami meminta Pemkab Sidoarjo membatalkan proyek  tersebut. Saya harap lebih melihat prioritas kebutuhan masyarakat Sidoarjo dari pada gedung,” harap Syamsul Hadi.

Oleh karena itu, tidak mengurangi rasa hormat kepada para pihak yangg telah bekerja keras untuk Sidoarjo tercinta. Kami mengharapkan masukan dari masyarakat karena dalam waktu dekat ini akan diputuskan di KUA/PPAS 2018.  “Bukan hanya itu, Kita juga terus mendukung Kajari Sidoarjo dalam mengungkap kasus korupsi PD AU. Para pelaku korupsi secara sistematis dengan adanya laporan keuangan berbagai macam segera ditindak,” pungkas Syamsul Hadi.as

Komentar