Pemerintah Berharap Peran Serta Masyarakat Jangan Membuang Sampah di Sungai

Kabid Operasional PU Pengairan yang membantau jalannya pemersihan sungai. as

Sidoarjo Pos-Lemahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah ke sungai, membuat pemerintah kewalahan saat melakukan pembersihan. Seperti yang terjadi di saluran/sungai ‘Mangetan Kanal’ wilayah Kecamatan Gedangan Sidoarjo, tepatnya di perempatan Gedangan kearah timur menuju muara laut Sidoarjo.

            Pemandangan sehari-hari masih terlihat sampah yang mengalir dipermukaan sungai seakan-akan melebihi kapasitas air itu sendiri. Segala macam jenis sampah ada di sana, baik itu sampah daun, ranting, plastik, kertas bahkan sampah rumah tangga juga terlihat. Yakni kasur maupun bantal serta perkakas rumah tanggal yang tidak laku dijual/rombeng.

Menurut salah satu warga Gedangan, Mustamu mengaku kalau posisi sungai ini mendekati muara, jadi sampah-sampah yang ada di sungai ini merupakan sampah kiriman dari hilir. Jadi belum tentu sampah ini dari warga sekitar Gedangan sendiri, tetapi tidak tertutup kemungkinan juga masih ada. “Karena melihat kondisi sungainya penuh dengan sampah, akhirnya ikut-ikutan sekalian buang di sungai,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo terus disibukan dengan aktivitas kerja bhakti normalisasi saluran Mangetan Kanal tersebut. Sekitar 25 orang petugas dikerah, mulai dari petugas Juru Pengairan dan tenagga TPOP (Tenaga Perbaikan Operasional Pengairan), yang langsung action masuk di bawah box culvert perempatan Gedangan, sepanjang 100 meter. “Petugas berusaha mengeluarkan sampah yang tersangkut di dalamnya, agar tidak menyumbat air yang menyebabkan terjadinya genangan,” jelas Kabid Operasional dan Pemeliharaan dari Dinas PU Pengairan Kabupaten Sidoarjo, Ir. Agus Hidayat, saat ditemui disela-sela kerja bhakti, pada (11/08/2016).

Menurutnya, baru dua minggu kami melakukan kegiatan rutin ini, sekarang sampahnya sudah menumpuk lagi, bahkan dengan kapasitas yang lebih banyak lagi. Melihat kondisinya terus-menerus seperti itu, semakin menambah beban Dinas PU Pengairan Kabupaten. “Saya berharap adanya kesadaran dan peran serta masyarakat, agar ikut membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran,” harapnya.

Karena erat kaitannya dengan dampak kesehatan serta dapat mengakibatkan terjadinya genangan. “Jika masyarakat tidak memiliki kesadaran tentang perilaku membuang sampah di sungai, maka kondisi seperti ini akan terus terjadi secara berulang-ulang. Sehingga upaya yang dilakukan oleh pemerintah akan sia-sia,” keluh Agus Hidayat. as

Komentar