Pemkab Sidoarjo Bahas Permohonan Biaya Percepatan Pembangunan ke Bank Dunia

Pihak PT SMI saat memberikan penjesalan kepada Wabup Sidoarjo dan Kepala Dinas PU Bina Marga soal permohonan dana percepatan pembangunan. as

Sidoarjo Pos – Untuk mempercepat pembangunan fisik maupun infrastruktur yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, telah diajukan permohonan untuk pembangunan gedung rumah sakit Krian dan tiga pembangunan JLT (Jalan Lingkar Timur), JLB (Jalan Lingkar Barat) dan Frontage Road (FR).

            Kondisi permohonan tersebut telah dibahas oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Dinas PU Bina Marga Ir. Sigit Setyawan dan PT. SNI (Sarana Multi Infrastruktur)  Ery Hartito serta dari pihak penyandang dana Bank Dunia, Senin(01/08/2016) ruang kerja Wakil Bupati Sidoarjo.

            Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin  dalam pertemuan tersebut menegaskan, kalau Pemkab Sidoarjo telah memprioritaskan untuk pembangunan RS Krian dan ketiga infrastruktur tersebut. “Bentuk pengajuan permohonannya masih sebatas administrasi, nanti pihak penjamin akan melakukan evaluasi terlebih dahulu,” jelasnya.

            Kepala Dinas PU Bina Marga Ir. Sigit Setyawan menegaskan kalau Pemkab Sidoarjo memprioritaskan permohonan untuk pembangunan JLT, JLB dan FR. Untuk pembangunan JLT panjanganya sekitar 8,8 km, JLB sekitar 1,5 km serta untuk FR panjangnya sekitar 9,2 km. Pihak penjamin pinjaman ini mau kerjasama atau mau memberikan pinjaman, jika lahan yang digunakan untuk pembangunan tidak bermasalah. “Sementara  untuk FR, masih bermasalah dalam pembebasannya,” jelasnya.

            Kepala Divisi Pembiayaan Pemerintah Daerah dari PT. SMI, Ery Hartito mengatakan kalau pinjaman pembiyaan dana percepatan pembangunan tersebut hingga saat ini belum bisa memastikan besarannya. Karena masih dikaji maupun dievaluasi permohanannya, setelah itu baru bisa ditentukan jumlah besarannya. “Jadi pinjaman pembangunan ini menggunakan dasar PP Nomer 20 tahun 2011 tentang Pinjaman Daerah, ” ujar Ery Hartito. as

Komentar