Percepatan Atasi Kebakaran, Sidoarjo Menambah Dua Pos Damkar di Wilayah Utara

Bupati Saiful Ilah dan PT JGU Erlangga Satriagung saat melaksanakan MoU. as

Sidoarjo Pos- Untuk mempercepat layanan masyarakat dalam penanganan bencana kebakaran. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bekerjasama dengan pihak-pihak swasta menambah dua Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk wilayah Sidoarjo utara, yakni di wilayah Kecamatan Taman dan Kecamatan Krian, Sidoarjo.

            Untuk wilayah Kecamatan Taman bekerjasama dengan  PT Jatim Graha Utama (JGU) selaku induk PT Puspa Agro selaku pemilik lahan dan pihak Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kabupaten Sidoarjo. Pos Damkar tersebut akan dilengkapi dua unit mobil Damkar, tepatnya di gerbang pusat perdagangan agro di Jl. Raya Sawunggaling Jemundo Kec Taman.

            Sedangkan untuk yang wilayah Krian, juga dikerjasamakan dengan CRS (Corporate Social Responsibility), tetapi pemilik lahannya adalah Pemkab Sidoarjo sendiri. Yakni di lahan eks pasar hewan Krian Jl. Stasiun Krian. Proses kerjasamanya diperkuat dengan MoU, antara Bupati Sidoarjo bersama pihak PT JGU di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Kamis(18/8), siang.

            Pihak PT JGU Erlangga Satriagung menjelaskan kalau perkembangan sektor perumahan dan pengembangan kawasan industri di wilayah utara Sidoarjo perlu menjadi perhatian khusus. Sebab, di wilayah utara perkembangan tingkat hunian/perumahan dan kawasan industri relatif cepat. “Dengan demikian, keberadaan fasilitas penanggulangan bencana kebakaran, yakni pos Damkar sangat dibutuhkan,” jelasnya.

            Nantinya, pengoperasian pos Damkar unit Taman dan Krian akan dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo. Menurut Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, SH. M.Hum keberadaan dan pengoperasian pos Damkar  merupakan wujud pelayanan pemerintah daerah Sidoarjo, dalam memenuhi respon cepat dalam penanganan kebakaran, karena titik layanan kebakaran agar semakin dekat dengan masyarakat.

            Menanggapi permintaan Bupati Sidoarjo, Kepala BPBD Ir. Dwija Prawiro dengan tegas mengatakan selama ini memang posisi Pos Damkar dengan kejadian sangat jauh. Oleh karena itu, kami terus melakukan pendekatan jarak layanan dengan masyarakat. Caranya seperti ini, yakni bekerjasama dengan masyarakat untuk menambah pos-pos Damkar hingga merata di seluruh wilayah Sidoarjo. “Makin banyak Pos Damkar, makin cepat pula pelayanannya. Idealnya memang satu kecamatan itu harus ada satu Damkar,” tegas Dwijo Prawiro. as

Komentar