Peringati Hari Ibu PG-TK Aisyiyah Bustanul Atfal 1 Sukodono Kampanyekan Daur Ulang

Seluruh guru, siswa dan orangtua PG-TK BA1 Sukodono saat pawai daur ulang. as

Sidoarjo Pos-Peringatan hari ibu yang dilakukan oleh PG-TK Aisyiyah Bustanul Atfal (BA) 1 Sukodono Sidoarjo, betul-betul memberikan edukasi yang perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. PG-TK yang terletak di Jl. Raya Dungus, Desa Sambungrejo tersebut mengambil tema ‘Pawai Daur Ulang’.

Mereka, yang terdiri dari anak-anak dan orangtua serta para guru-gurunya, Minggu(10/12/2017) pagi tadi telah melakukan pawai keliling sekitar sekolahan dengan menggunakan pakaian serba daur ulang. Bahan-bahan bekas, seperti kertas koran, plastik bekas dan juga terlihat bekas karong beras juga bisa olah menjadi aksesoris yang menarik perhatian masyarakat.

Kepala PG-TK BA 1 Sukodono, Sidoarjo Qoliah mengatakan kalau kegiatan ini dalam rangkat peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2017 nanti. Karena ibu merupakan figur dari anak-anak. Olah karena itu, perilaku anak-anak itu banyak di pengaruhi dari figur ibu.

Kegiatan ini ibu-ibu juga dilibatkan, agar bisa menjadi ajang silaturachami antar guru dan walimurid, antar sesama walimurid,  juga tukar pengetahuan, sehingga nantinya dalam mendidikan anak-anak juga bisa diterapkan di rumah masing-masing. “Jadi apa-apa yang didapat anak-anak dari rumah itu prioritasnya adalah apa kata ibu-ibu. Makanya sekolah itu merupakan pendidikan yang kedua bagi anak-anak setelah dari rumah,” katanya.

Menurutnya, pilihan pawai daur ulang, karena banyaknya sampah-sampah yang ada di sekeliling warga dibuang sembarangan. Oleh karena itu, mana yang masih bisa dimanfaatkan, ya lebih baik kita manfaatkan seperti sekarang ini. “Pawai Daur Ulang ini juga mengajak ibu-ibu sekitar untuk penduli terhadap sampah, agar diperlakukan secara baik. Apalagi kalau dibuang kesungai tentunya akan menambah masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dikdasmen Kecamatan Sukodono Siti Maimunah juga menambahkan, kalau kegiatan ini merupakan program kerja pembelajaran yang sudah direncanakan dalam satu tahun. “Salah satu program kami adalah bagaimana bisa meningkatkan kreativitas anak, juga kreativitas walimurid. Termasuk pawai daur ulang ini juga bisa meningkatkan kreativitas keduaanya. Baik itu wali murid maupun anak-anaknya, bahkan juga termasuk guru-gurunya,” tambahnya.

pg tk ba 1_2

Lisrini salah satu walimurid yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat senang, bisa berkreasi unik dengan biaya yang sangat murah. Bahkan bahan-bahannya gratis, dari plastik dan bekas karung beras. Sehingga walimurid dari siswi Almeysya bisa membuat hiasa kupu-kupu yang sangat besar namun ringan. “Pokoknya senanglah bisa berkreasi, dan bisa menarik perhatian masyarakat,” katanya. as

Komentar