Perpustakaan Sidoarjo Terus Berbenah

Sidoarjo, Setelah menyandang predikat satu-satunya Perpustakaan di Provinsi Jatim, yang mendapatkan Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI. Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo tak mau lengah, terus berbenah untuk memberikan layanan masyarakat yang membutuhkan bacaan, labih baik lagi.

            Nampaknya, meningkatnya pelayanan yang diberikan Perpusda dan Arsip kepada para Pemustaka ternyata sampai di telinga pejabat di Kab Banyumas, Jawa Tengah. Sehingga pejabat yang terdiri dari Pansus DPRD dan pejabat di Kantor Perpustakaan Kabupaten Banyumas, pada(7/6) berkunjung ingin meniru bentuk pelayanannya seperti apa.

             Ketua tim rombongan, Eko Purwanto mengatakan kalau masalah perpustakaan itu penting. Sebab melalui perpustakaan akan dapat mencerdaskan masyarakat.
“Saya anggap Perpustakaan Sidoarjo lebih baik dari Banyumas. Makanya kami ke Perpustakaan Sidoarjo,” kata Eko Purwanto dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Banyumas.

            Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kab Sidoarjo, Drs. Sutjipto, MM saat menerima para tamunya sekitar 20 orang tersebut, menuturkan panjang lebar tentang kondisi perpustakaan, mulai jumlah pengunjung, jumlah buku, ruang baca. Bahkan sampai pada permasalahan anggaran. Termasuk juga keberhasilannya, yakani kalau Perpustakaan Sidoarjo merupakan satu-satunya perpustakaan di Provinsi Jatim, yang kini mendapatkan Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI.

            Dengan jumlah koleksi buku sebanyak 80 ribu buku dan 53 ribu anggota, dalam sehari jumlah pengunjungnya bisa mencapai 500 orang. Sedangkan pada libur bisa mencapai 1.000 pengunjung. “Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, kita juga terjun ke desa, sekolah, pondok pesantren dan lainnya, dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling,” tutur Sutjipto.

            Menurutnya, dari usaha pembinaan perpustakaan yang ada di desa tahun 2016 ini Perpustakaan Desa Siwalan Panji Kec Buduran, meraih juara harapan I dalam lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat Jatim tahun 2016.

            Sedangkan Kepala Kantor Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Nur Sigit, mengakui  kalau keberadaan kantor Perpustakaan Sidoarjo lebih baik daripada kantor Perpustakaan Banyumas. Bila Kantor Perpustakaan Sidoarjo mendapat alokasi sebesar Rp 3 miliar dalam tahun 2016 ini, sementara di Banyumas hanya dialokasikan Rp 1,8 miliar.

            Selain itu bila Kantor Perpustakaan Sidoarjo rata-rata tiap tahun dapat perhatian untuk pembelian buku mencapai 500 buku, di Banyumas sebanyak 200 buku. “Kantor Perpustakaan Sidoarjo kondisinya masih baik dibanding Perpustakaan Banyumas. Karena itu kalau bisa kami juga ingin seperti di Sidoarjo, bisa mendapatkan predikat Akreditasi A,” kata Nur Sigit. as

Komentar