Perusahaan Sidoarjo Yang Ikut BPJS Ketenagakerjaan Hanya Sekitar 30 Persen

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo memantau proses pelayanan. as

Sidoarjo Pos-Masih terlalu kecilnya perusahaan-perusahaan yang menjadikan karyawannya sebagai peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. Pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo terus melakukan berbagai upaya, serta sosialisasi program peningkatkan pelayanan masyarakat, baik itu perusahaan maupun perorangan.

             Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Ikeda Hendra K, menjelaskan kalau jumlah perusahaan-perusahaan yang sudah tergabung dalam BPJS Ketenagakerjaan di Sidoarjo ini masih sangat kecil. Hanya sekitar 30 persennya saja kalau dibanding dengan jumlah seluruh perusahaan yang mencapai ratusan ribu. “Hingga saat ini jumlah perusahaan yang sudah bergabung sekitar 2.600 perusahaan. Sementara jumlah karyawannya hanya 170.000 orang,” jelas Denny sapaan akrab Ikeda Hendra, saat dimintai keterangan, Senin(5/12/2016).

            Oleh karena itu, dengan kondisi tersebut kami terus melakukan beberapa langkah kedepan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Diantaranya adalah terus mensosialisasikan program peningkatan pelayanan dengan sistem online kepada masyarakat golongan pekerja formal maupun informal. “Sosialisasi itu disampaikan tidak hanya melalui forum dan perusahaan saja. Melainkan juga melakukan sosialisasi di pasar-pasar dan tempat umum lainnya,” katanya.

            Berikutnya, kami juga telah melakukan MoU dengan pihak Pemkab Sidoarjo agar membantu mendorong perusahaan-perusahaan mau bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan. Disamping itu kami juga telah menerapkan Service Level Agreement (SLA) dalam penerapan pola pelayanan.

            Salah satu implementasi SLA adalah batas waktu klaim oleh peserta yang dipatok tidak lebih dari 1 x 24 jam. Klaim yang dilakukan peserta, tidak membutuhkan waktu lama. Tapi syaratnya, berkas harus lengkap. “Jadi, diera kemajuan tehnologi saat ini, BPJS Cabang Sidoarjo juga membuka sistem online. Peserta bisa melihat saldonya sendiri, maupun daftar klaim yang juga bisa dilakukan sendiri oleh peserta,” ujarnya.

            Suyani salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan saat mengambil JHT (Jaminan Hari Tua) mengaku senang. Karena sudah dua kali mengambil JHT itu bisa dilakukan dengan mudah dan lancar tanpa berbelit-belit. “Semua persyaratan administrasi sudah dilengkapi, dan pencairannya lansung melalui transfer ATM,” ujar pensiunan PT Sumber Jaya warga Desa Sadang RT 7 RW 4 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini. as

Komentar