Pilkades Serentak Sudah Mulai Pendaftaran, Hanya 14 Desa Yang Menggunakan e-Voting

M. Nanang Rois warga Desa Siwalanpanji Buduran saat mengambil formulir pendaftaran. as

Sidoarjo Pos-Prosesi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo sudah dimulai, dan saat ini sudah  memasuki proses pendaftaran, mulai tanggal 23 hingga 31 Desember 2017.

Untuk wilayah Sidoarjo ada sebanyak 70 desa yang berada di 17 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo telah siap melaksanakan Pilkades serentak, yang bakal digelar 25 Maret 2018 mendatang.

Salah satu warga Desa Siwalanpanji Kecamatan Buduran M. Nanang Rois yang ikut maju ingin membangun desanya lebih baik lagi juga mengaku sudah mengambil formulir pendaftaran. Ia akan mengambalikan formulirnya nanti jelang penutupan. “Ya saya kumpulkan terakhir-terakhir saja, biar semuanya beres, tidak perlu tergesa-tegas, kan masih ada waktu,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana (PMD P3A KB) Sidoarjo Drs Ec M Ali Imron mengatakan kalau sekarang ini sudah pada tahap prosesi pendaftaran. Yakni, mulai 23 sampai 31 Desember 2017 di masing-masing desa telah membentuk panitia Pilkades.

Menurutnya, dari 70 desa yang menggelar Pilkades itu, adab14 desa diantaranya bakal menerapkan pemungutan suara menggunakan Elektronik Voting (e-voting). Hal itu, untuk mempercepat proses perhitungan suara dan dukungan pilihan ke masing-masing Calon Kepala Desa (Cakades) tanpa harus menunggu waktu lama. “Evoting ini sistem perhitungan cepat. Pemilih tinggal memencet tombol. Hasilnya bakal masuk screen dan bisa langsung diketahui hasilnya,” jelas Ali Imron usi keliling memantau kondisi pendaftaran (26/12/2017).

Sementara kalau manual, selesai pencoblosan baru dihitung hasil pencoblosannya. Model seperti ini masiha memakan waktu yang cukup lama, sehingga tidak cocok lagi kalau diterapkan model sekarang. Karena masyarakat sekarang kondisinya serba cepat. “Di sisi lain, kami juga akan melakukan simulasi dan sosialisasi e-voting itu. Dalam waktu dekat akan kita mulai, sumuanya sudah kami persiapkan,” jelas Imron lagi.

Lanjutnya, berdasarkan peraturan dan perundang-undangan, masyarakat siapa saja bisa ikut dalam Pilkades ini, tentunya harus memenui syarat dan aturannya. Untuk Cakades hanya disyaratkan lulusan SMP dan sederajat. Sedangkam untuk perangkat desa harus lulus SMA sederajat. “Kami dari dinas hanya menyediakan regulasi, mengawasi, memantau dan memonitor jika pelaksanaan tak sesuai peraturan. Teknisnya bergantung panitia Pilkades masing-masing desa,” tegasnya.

Sementara untuk pengamanannya, kami juga sudah bekerjasama dengan Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Bakesbangpol, dan pihak masing-masing desa pelaksana Pilkades serentak. “Peta sementara yang dianggap rawan di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon. Tapi mudah-mudahan berjalan lancar dan tidak ada kendala sama sekali dalam pelaksanaannya,” pungkas M Ali Imron paska Sidak kesiapan Pilkades di Jabon, Prambon dan Krembung. as

 

Komentar